Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PDIP Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up Whoosh: Megawati Sudah Ingatkan Sejak 2015

Ketua DPP PDIP Maria Esti Wijayati merespons langkah KPK yang melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggelembungan anggaran Whoosh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi
zoom-in PDIP Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up Whoosh: Megawati Sudah Ingatkan Sejak 2015
Dok. KCIC
WHOOSH - Potret Kereta Cepat Whoosh. Ketua DPP PDIP Maria Esti Wijayati merespons langkah KPK yang melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggelembungan anggaran Whoosh. 

Ringkasan Berita:
  • Sudah Diingatkan Megawati sejak awal
  • PDIP dukung KPK proses hukum dugaan korupsi Kereta Api Cepat Whoosh
  • KPK mulai lakukan penyelidikan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Maria Esti Wijayati, merespons langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggelembungan anggaran atau mark up proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh.

Menurut politikus dari Daerah Pemilihan DI Yogyakarta tersebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sejak awal mengingatkan mengenai kelayakan dan urgensi proyek Kereta Cepat Whoosh.

"Kalau soal Whoosh, saya kira Bu Mega kan sudah mengingatkan sejak awal. Ya 2015 sudah mengingatkan sejak awal, apakah itu sudah saatnya? Apakah itu akan memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat secara keseluruhan? Lalu bagaimana catatan-catatan yang harus diberikan terkait dengan hal itu?" kata Esti di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Wakil Ketua Komisi X DPR tersebut menegaskan, PDIP bersikap tegas terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum, termasuk kasus dugaan korupsi. 

Menurut dia, jika ada indikasi tindak pidana, maka harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Mahfud MD Bocorkan Informasi soal Dugaan Korupsi Whoosh, Ragu Luhut Terlibat: Saya Tahu Karakternya

"Artinya secara apa yang disampaikan Mba Ning tadi mengatakan bahwa, iya sesuatu yang itu melanggar hukum ya harus ditindaklanjuti," ujar Esti.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sesuatu yang memang itu terbukti ada korupsi di situ ya memang harus ada penindakan dari aparat penegak hukum. Saya kira tegas kalau soal itu," sambung dia.

Senada dengan Esti, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning juga mendukung langkah KPK untuk mengusut dugaan markup proyek kereta cepat tersebut.

Baca juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Whoosh Sejak Awal 2025, Mengapa Baru Sekarang Diumumkan?

"Dugaan mark up tuh urusan hukum, urusan KPK, biar saja semua yang ada indikasi itu kita dukung persoalan itu untuk diperiksa gitu saja PDI Perjuangan ya," ucap Ribka.

KPK Mulai Lakukan Penyelidikan

KPK saat ini tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Whoosh

Namun, konfirmasi ini menimbulkan pertanyaan publik, sebab KPK menyebut penyelidikan itu telah dimulai sejak awal tahun 2025.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan alasan mengapa lembaga antirasuah itu tidak mengumumkan proses penyelidikan tersebut sejak awal.

Menurut Budi, proses penyelidikan merupakan informasi yang dikecualikan atau bersifat tertutup untuk konsumsi publik.

"Penyelidikan itu adalah informasi yang dikecualikan ya, yang sebetulnya tertutup untuk disampaikan ke publik," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Budi menegaskan bahwa tidak semua proses penyelidikan yang sedang ditangani KPK dapat diungkapkan kepada publik secara serta-merta.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas