Presiden Prabowo Hadiri Pemusnahan Narkoba di Polri, Ini Kata Pengamat
Polri musnahkan 214 ton narkoba senilai Rp29 triliun, disaksikan Presiden Prabowo. 65 ribu tersangka ditindak.
Penulis:
Erik S
Editor:
Glery Lazuardi
"Jangan ego sektoral, jangan loyalitas korps berlebihan. Kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI," kata Prabowo.
Presiden memuji Polri yang terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran Narkoba di tanah air.
Polri mampu menjalankan tiga tugas yang ia minta sejak awal pemerintahan.
"Memang satu tahun ini saya fokus ke hal lain, tapi saya mengerti dan saya terima kasih anda menangkap tugas yang saya berikan di awal pemerintahan saya, tiga hal anda sudah jalankan, sekarang sudah anda buktikan ke rakyat," katanya.
Presiden lalu menjelaskan mengenai tantangan dalam pemberantasan Narkoba.
Menurutnya peredaran Narkoba merupakan kejahatan lintas batas yang masih dihadapi sebagian besar negara di dunia.
Modus penyelundupan Narkoba semakin hari semakin canggih.
Bahkan kata Presiden penyelundupan Narkoba ada yang menggunakan kapal selam.
Karena itu, ia meminta aparat kepolisian harus semakin jeli dan dekat dengan rakyat.
Menurut Presiden, rakyat bisa menjadi mata dan telinga Polisi.
"Rakyat yang lapor ke kepala desa, pak tadi malam jam 1 ada perahu yang merapat, kapal yang merapat. Tidak ada kapal mau mendarat jam 1 malam di pantai yang sunyi. Niatnya sudah pasti brengsek," ucapnya.