Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Budi Arie Tegaskan Nama PROJO Bukan Pro-Jokowi Sejak Awal Dibentuk

Sejak dibentuk tahun 2013 lalu, Budi Arie menegaskan PROJO tidak ada sangkut-pautnya dengan nama seorang tokoh.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Budi Arie Tegaskan Nama PROJO Bukan Pro-Jokowi Sejak Awal Dibentuk
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
KONGRES III DPP PROJO - Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi saat jumpa pers usai memberikan arahan di Kongres III DPP PROJO, di Grand Sahid Jaya, Sabtu (1/11/2025). Budi Arie menegaskan nama PROJO bukan kepanjangan dari Pro-Jokowi sejak awal dibentuk. 

Ringkasan Berita:
  • Budi Arie Setiadi ubah logo organisasi relawan PROJO
  • Logo PROJO nantinya tidak lagi menggunakan wajah Jokowi
  • Kata Budi Arie sejak awal PROJO bukan singkatan dari Pro Jokowi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PROJO, Budi Arie Setiadi, menegaskan nama organisasi relawan PROJO yang dipimpinnya saat ini bukan untuk merepresentasikan dukungan suatu individu.

Sejak dibentuk tahun 2013 lalu, Budi Arie menegaskan PROJO tidak ada sangkut-pautnya dengan nama seorang tokoh.

Padahal PROJO dikenal sebagai  sebuah singkatan dari Pro-Joko Widodo (Pro-Jokowi).

Namun hal itu kini dibantah Budi Arie.

"Projo. Memang enggak ada (kepanjangan). Cuma teman-teman media kan ya Projo, (nyebutnya) ProJokowi itu kan karena gampang dilafalkan aja," kata Budi Arie saat jumpa pers usai memberikan arahan Kongres III DPP PROJO di Grand Sahid Jaya, Sabtu (1/11/2025).

Mantan Menteri Koperasi RI (Menkop) tersebut lantas menjabarkan arti nama PROJO.

Rekomendasi Untuk Anda

Kata dia, PROJO diambil dari bahasa sansekerta dan Jawa Kawi yang artinya Negeri dan Rakyat.

"Projo itu artinya negeri dan rakyat. Jadi Projo itu sendiri artinya adalah negeri dalam bahasa Sansekerta, dan dalam bahasa Jawa Kawi itu artinya rakyat," ucap dia.

Atas hal tersebut, Budi Arie menyatakan kalau seluruh kader PROJO merupakan kaum yang mencintai negeri dan rakyat bukan mencintai individu seperti yang dibranding selama ini.

"Jadi kaum Projo adalah kaum yang mencintai negara dan rakyatnya," kata dia.

Tak cukup di situ, Budi Arie juga menyatakan pihaknya akan melakukan suatu perubahan atau rebranding terhadap logo dari DPP PROJO.

Kata Budi Arie, perubahan itu akan diputuskan dalam Kongres III DPP PROJO yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Minggu (2/11/2025).

"Yang pasti begini. Satu, kita akan memperkuat dan mendukung agenda-agenda politik Presiden Prabowo. Yang kedua, dalam rangka itu PROJO akan melakukan transformasi organisasi. Yang salah satunya adalah kemungkinan merubah logo PROJO yang nanti akan kita putuskan di Kongres ketiga ini," kata Budi Arie saat jumpa pers usai memberikan sambutan di Kongres III DPP PROJO.

Dengan begitu, kata Budi Arie, ke depan logo DPP PROJO tidak lagi menggunakan wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut mantan Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) tersebut nantinya logo DPP PROJO bukan mengunakan wajah seorang individu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas