Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Mulai Ditinggal Para Loyalisnya?

Projo, relawan Jokowi sejak Pilpres 2014, kini secara terbuka berpaling ke pemerintahan Prabowo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Jokowi Mulai Ditinggal Para Loyalisnya?
Kompas.com/Irfan Kamil
FOTO DOKUMENTASI - Presiden RI Joko Widodo ditemani Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Andi Gani Nena Wea dan Penanggung Jawab Musra Budi Arie Setiadi saat ditemui di Istora Senayan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/5/2023). Pada Kongres III Projo, 2 November 2025 ini, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyebut penggantian logo Projo bukan berarti organisasinya meninggalkan Jokowi. 

Ferdinand mengatakan teman Jokowi ada yang pergi karena kepentingan politik dan ada pula soal kepentingan hukum.

"Kita melihat seperti Noel loyalis Jokowi yang sudah hilang karena terjerat perkara hukum," katanya.

Noel sapaan akrab Immanuel Ebenezer  adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu dalam kasus dugaan penyuapan.

Lalu terbaru Budi Arie di Projo yang pindah ke Gerindra dan Prabowo.

"Orang-orang oportunis yang meninggal Jokowi banyak sekali dan saya tidak bisa sebut kan satu per satu," kata Ferdinand.

Ketua Umum Relawan Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo yang juga eks relawan Jokowi menegaskan bergabungnya Projo dengan Partai Gerindra  berorientasi pada keberlanjutan visi pembangunan nasional. 

“Jangan ada yang mencoba mengadu domba kami. Kami lahir dari Bapak Jokowi, dan hari ini kami berjuang bersama Bapak Prabowo untuk melanjutkan cita-cita besar beliau demi rakyat dan negara,” tegasnya kepada Tribunnews.com.

Rekomendasi Untuk Anda

David mengingatkan pihak-pihak yang masih menggiring opini dan menebar isu murahan di ruang publik. S

aat ini, Pilpres sudah usai, jangan lagi habiskan energi bangsa untuk hal tak berguna.

“Sudahlah, kita sudahi semua ini. Pilpres sudah lewat. Mari kita ajari rakyat kita untuk pintar, bukan disuguhi pembodohan lewat isu-isu tak bermutu seperti ijazah dan lain-lain. Sampai kapan energi bangsa ini mau dihabiskan untuk hal yang tidak berguna?” katanya.

 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas