Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer
Tujuan Terkait

Wamenhut Ingatkan Pentingnya Pemulihan Ekosistem Hutan Sesuai Peta Nasional

Wamenhut tekankan pentingnya percepatan penyelesaian usaha dan kegiatan terbangun di kawasan hutan serta memastikan pemulihan ekosistem.

zoom-in Wamenhut Ingatkan Pentingnya Pemulihan Ekosistem Hutan Sesuai Peta Nasional
Dok Kemenhut RI
MASALAH HUTAN - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki saat penanaman pohon bersama di Camp Elephant Flying Squad, Desa Bagan Limau, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (1/11/2025)/ dok. Kemenhut RI 
Ringkasan Berita:
  • Wamenhut Rohmat Marzuki menekankan pentingnya percepatan penyelesaian usaha dan kegiatan terbangun di kawasan hutan, serta memastikan lokasi-lokasi pemulihan ekosistem benar-benar 'clear and clean' sesuai peta indikatif nasional.
  • Dalam mengatasi penyelesaian masalah lapangan, Kemenhut akan meningkatkan patroli perlindungan hutan dan pencegahan kebakaran. 
  • Kegiatan penanaman pohon perlu digiatkan untuk memperkuat pemulihan kawasan hutan Indonesia.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menekankan pentingnya percepatan penyelesaian usaha dan kegiatan terbangun di kawasan hutan, serta memastikan lokasi-lokasi pemulihan ekosistem benar-benar 'clear and clean' sesuai peta indikatif nasional.

Dalam mengatasi penyelesaian masalah lapangan, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan meningkatkan patroli perlindungan hutan dan pencegahan kebakaran lewat pemanfaatan teknologi berbasis data dan partisipasi masyarakat. 

Hal ini disampaikan selepas kegiatan penanaman pohon bersama di Camp Elephant Flying Squad, Desa Bagan Limau, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (1/11/2025). 

“Permasalahan kawasan hutan tidak ringan. Karena itu, penyelesaiannya memerlukan kerja sama dan kolaborasi erat antar semua pihak. Balai Taman Nasional tidak dapat bekerja sendiri; harus ada dukungan nyata dari seluruh UPT dan pemangku kepentingan yang ada di sini,” kata Rohmat dalam keterangan resmi Kemenhut, Senin (3/11/2025).

Adapun kegiatan penanaman pohon ini, kata Rohmat perlu digiatkan untuk memperkuat pemulihan kawasan hutan Indonesia.

Baca juga: Gordon Ditangkap Usai Buka Lahan di Hutan Bengkalis, Sewa Ekskavator Rp 9 Juta Per Ha

Kemenhut sendiri saat ini tengah menjalankan sejumlah program strategis yang menjadi penopang pembangunan kehutanan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa di antaranya adalah Program FOLU Net Sink 2030 yang bertujuan menjadikan sektor kehutanan sebagai penyerap emisi karbon terbesar. 

Kemudian rehabilitasi dan restorasi hutan, melalui penanaman kembali ekosistem yang rusak. 

Perhutanan Sosial, yang membuka akses legal bagi masyarakat sekitar hutan untuk mengelola dan memanfaatkan hutan secara lestari.

Serta, penguatan ekonomi hijau dan perdagangan karbon, dan digitalisasi pengelolaan hutan lewat pemanfaatan teknologi satelit, drone, dan big data untuk pengawasan hutan yang efisien.

“Kegiatan penanaman hari ini memiliki makna yang sangat penting. Ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kita para rimbawan Indonesia, untuk terus menjaga dan memulihkan hutan demi masa depan bangsa,” ujar Rohmat.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

asia sustainability impact consortium

Follow our mission at sustainabilityimpactconsortium.asia

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas