Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nasib Korban Ledakan SMAN 72: Ada Diamputasi Jarinya, Gendang Telinga Pecah, hingga Cangkok Kulit

Beberapa kondisi korban ledakan SMAN 72 terungkap di mana ada yang harus diamputasi jarinya, gendang telinga pecah, hingga cangkok kulit.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Nasib Korban Ledakan SMAN 72: Ada Diamputasi Jarinya, Gendang Telinga Pecah, hingga Cangkok Kulit
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
LEDAKAN - Suasana tempat kejadian perkara (TKP)?ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). Ledakan yang berasal dari sekitar Masjid SMA Negeri 72 Jakarta tersebut menyebabkan korban luka mencapai 54 orang dan Tim gabungan dari TNI, Polri dan Gegana masih melakukan penyelidikan dan penyisiran di area tersebut. Beberapa kondisi korban ledakan SMAN 72 terungkap di mana ada yang harus diamputasi jarinya, gendang telinga pecah, hingga cangkok kulit. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi korban ledakan SMAN 72 Kelapa Gading pun terungkap di mana mereka kini dirawat di dua rumah sakit yakni RSIJ Cempaka Putih dan RS Yarsis.
  • Menurut penuturan beberapa pihak, ada yang harus diamputasi jarinya, lalu mengalami gendang telinga pecah, hingga menjalani cangkok kulit akibat luka bakar parah.
  • Bahkan, adapula yang sampai mengalami kelainan otak karena saat kejadian, korban dekat dengan titik ledakan.
  • Sementara, kondisi terduga pelaku terus membaik.

TRIBUNNEWS.COM - Korban ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara bernasib miris.

Pasalnya beberapa korban harus mengalami luka serius akibat ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) lalu.

Bahkan, ada yang mengalami cacat permanen akibat ledakan tersebut setelah harus menjalani amputasi di jarinya.

Di sisi lain, terduga pelaku adalah salah satu siswa di SMAN 72 yang kini turut dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan hasil penyelidikan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, terduga pelaku merakit sendiri bahan peledak yang dipakai untuk menjalankan aksinya pada Jumat pekan lalu.

Sementara, saat olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan, polisi menemukan tujuh peledak di mana hanya empat peledak yang meledak.

Jari Diamputasi hingga Hilang Telinga

Rekomendasi Untuk Anda

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, menuturkan adanya beberapa korban ledakan yang jarinya harus diamputasi.

Hal ini diketahuinya saat menjenguk para korban di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin (10/11/2025),

"Yang saya lihat tadi itu ada jari tangan memang diamputasi. Ya lebih dari satu (lebih dari satu orang yang jarinya diamputasi)," katanya.

Baca juga: Prabowo Bakal Batasi Game Online Pascaledakan SMAN 72, Mendikdasmen: Kami Sudah Usulkan Sejak Awal

Selain itu, Agustinus juga menyebut adanya korban yang harus kehilangan daun telinganya akibat insiden itu.

"Tadi kasihan ya anak-anak kita ada yang kehilangan telinganya, ada yang jarinya, ada yang sudah diamputasi," jelasnya.

Gendang Telinga Pecah

Selain itu, adapula puluhan korban yang harus mengalami gendang telinga pecah imbas peristiwa nahas tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Dirut RSIJ Cempaka Putih, Pradono Handojo, pada Selasa (11/11/2025).

Namun, Pradono menyebut para korban yang gendang telinganya pecah masih memiliki peluang membaik meski tidak bisa untuk pulih secara keseluruhan.

"Memang tidak akan pulih 100 persen tidak akan sempurna namun misalnya terjadi bolong apabila ditangani lebih awal ya."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas