Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ungkap Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Berkekuatan Rendah

Olah TKP ledakan SMAN 72 ungkap ABH perakit bom, residu bahan peledak ditemukan, 96 korban dievakuasi ke rumah sakit.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Polisi Ungkap Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Berkekuatan Rendah
Tribunnews/Jeprima
RAKIT BOM SENDIRI - Salah satu korban ledakan di SMAN 72 dibawa Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Yarsi, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025). Diketahui terduga pelaku peledakan ialah anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) yang merakit bom seorang diri 
Ringkasan Berita:
  • Puslabfor Polri mengungkap hasil olah TKP ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara, yang dilakukan ABH perakit bom seorang diri, di tiga lokasi berbeda. 
  • Ditemukan residu bahan peledak berdaya rendah, dan karakteristiknya sama antara lokasi ledakan dan rumah pelaku. 
  • Temuan ini diserahkan ke penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sementara 96 korban telah dievakuasi ke rumah sakit.
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Balistik dan Material Forensik (Kabid Balmetfor) Puslabfor Bareskrim Polri, Kombes Ari Kurniawan mengungkap hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dalam insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara.

Diketahui terduga pelaku dalam ledakan ini ialah anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) yang merakit bom seorang diri.

Pemeriksaan TKP dilakukan di tiga titik.

TKP 1 di area masjid sekolah, TKP 2 di samping bank sampah, serta rumah terduga pelaku yang masih berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH).

“Dari hasil olah TKP yang kami lakukan, baik di TKP 1, TKP 2, maupun di rumah ABH ditemukan adanya residu bahan peledak dengan kekuatan rendah atau low explosive,” jelas Ari saat konferensi pers penanganan kasus ledakan SMAN 72 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).

Pihaknya kemudian melakukam analisis terhadap bahan dari bom yang belum meledak.

Baca juga: 32 Korban Ledakan SMA 72 Jakarta Masih Dirawat, Polisi Fokus Tangani Trauma hingga Pemulihan Psikis

Hasilnya menunjukkan karakteristik yang sama yaitu termasuk kategori daya ledak rendah. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Antara bahan yang ditemukan di lokasi ledakan dan di rumah ABH menunjukkan kesesuaian,” tambahnya.

Kombes Ari menerangkan, seluruh temuan tersebut akan dirangkum dan diserahkan kepada penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Hasil ini akan kami simpulkan dan kami serahkan kepada penyidik untuk menjadi bahan pendalaman,” ujarnya.

Diketahui insiden ledakan terjadi di SMA 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) siang.

Atas ledakan itu sejumlah korban dievakuasi ke beberapa rumah sakit.

Total korban akibat peristiwa ledakan tersebut sebanyak 96 orang. 

Di mana sebanyak 68 orang telah diperbolehkan pulang, sedangkan 28 lainnya masih dirawat.

Rinciannya, 13 orang dirawat di RS Islam Cempaka Putih, 1 orang di RS Polri Kramat Jati, dan 14 orang di RS Yarsi.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas