Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

40 Pantun Hari Ayah Nasional 12 November, Menarik dan Menyentuh Hati

Simak kumpulan pantun untuk memeriahkan peringatan Hari Ayah Nasional 12 November.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nurkhasanah
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in 40 Pantun Hari Ayah Nasional 12 November, Menarik dan Menyentuh Hati
Grafis Tribunnews/Ananda Bayu
HARI AYAH NASIONAL - Ilustrasi Hari Ayah Nasional. Simak kumpulan pantun untuk memeriahkan peringatan Hari Ayah Nasional 12 November. 

23. Jalan-jalan melihat pemandangan,
Tanpa sengaja kita tinggalkan jejak.
Ayah, terima kasih atas bimbingan,
Tanpamu, kami tak bisa berdiri tegak.

24. Ke kebun memetik buah,
Buahnya manis untuk di makan.
Ayah, cintamu sangat indah,
Memberi arti di dalam kehidupan.

25. Jalan-jalan ke taman kota,
Di sana banyak bunga bervariasi.
Selamat Hari Ayah untukmu, cinta,
Hadirmu selalu menginspirasi.

26. Bunga melati tumbuh di taman,
Warnanya beragam penuh arti
Terima kasih, Ayah, atas pengorbanan,
Cinta dan kasihmu tak terganti.

27. Burung terbang ke kota,
Terus terbang hingga ke angkasa.
Selamat Hari Ayah yang tercinta,
Jasamu besar sepanjang masa.

28. Jalan-jalan ke Atlanta,
Sampainya, kita beristirahat leluasa
Terima kasih, Ayah tercinta,
Atas semua cinta dan asa.

29. Pergi ke pasar membeli ikan,
Ikan dibeli buat hidangan.
Ayah adalah panutan dan pahlawan,
Yang selalu memberiku kehangatan.

Rekomendasi Untuk Anda

30. Perahu melaju dan berisik,
Nelayan berhenti dan melempar jangkar.
Ayahku adalah teladan yang baik,
Menuntun kami ke jalan yang benar.

Baca juga: 50 Link Twibbon Hari Ayah 2025, Dilengkapi Cara Buat dan Unggah di Media Sosial

31. Ke hutan melihat pohon tinggi,
Tak lupa sambil menyanyikan lagu.
Ayahku kuat, penuh energi,
Membimbing kami tanpa ragu.

32. Ke pantai kita melihat camar,
Tak lupa untuk menikmati buah.
Ayahku kuat dan selalu sabar,
Membimbing kami tanpa lelah.

33. Pagi datang membawa harapan,
Embun bening jatuh perlahan.
Ayah, terima kasih atas ketulusan,
Yang tak pernah hilang dalam perjalanan.

34. Langkah tegap menembus waktu,
Peluh menetes penuh semangat.
Ayah, segala jerih payahmu,
Kan ku kenang dengan penuh hormat.

35. Pergi ke hutan mencari rotan,
Pulang sore membawa kayu.
Ayah tersayang penuh keteladanan,
Semoga bahagia selalu menyertaimu.

36. Burung pipit terbang beriring,
Menyapa pagi di ranting cemara.
Ayahku hebat, sosok mengagumkan,
Doaku selalu untukmu selamanya.

37. Bintang bersinar di malam hari,
Rembulan muncul penuh cahaya.
Ayah, engkau teladan sejati,
Sumber kekuatan dan cinta keluarga.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas