Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bukan Hanya Dunia Usaha, Perguruan Tinggi Didorong Kolaborasi dengan Lembaga Pemerintah

perguruan tinggi memerlukan dukungan dunia usaha dan lembaga pemerintah agar kurikulum, riset, dan pengalaman belajar mahasiswa tetap relevan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Bukan Hanya Dunia Usaha, Perguruan Tinggi Didorong Kolaborasi dengan Lembaga Pemerintah
HO/IST
KOLABORASI - Universitas Mercu Buana (UMB) menjalin kerja sama dengan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang  ditujukan memperluas pengalaman praktik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Teknik Mesin. "Kolaborasi  ini penting karena menciptakan ekosistem sinergis untuk pengembangan riset, inovasi teknologi otomotif nasional,," kata  Wakil Rektor UMB, Prof. Rizky Briandana dalam keterangannya, Senin (25/11/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Perkembangan teknologi otomotif menuntut kolaborasi lebih erat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga pemerintah. 
  • Kemitraan ini penting untuk memastikan kurikulum, riset, dan kompetensi mahasiswa tetap relevan. 
  • Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik dan akses teknologi berstandar industri.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perkembangan teknologi otomotif terus bergerak cepat, didorong oleh inovasi pada kendaraan listrik, sistem keselamatan aktif, otomasi manufaktur, hingga standar pengujian jalan yang semakin ketat.

Perubahan ini membuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri semakin krusial. Industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami praktik teknologi terkini.

Di sisi lain, perguruan tinggi memerlukan dukungan dunia usaha dan lembaga pemerintah agar kurikulum, riset, dan pengalaman belajar mahasiswa tetap relevan.

Dalam konteks tersebut, Universitas Mercu Buana (UMB) menjalin kerja sama dengan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang  ditujukan memperluas pengalaman praktik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Teknik Mesin.

"Kolaborasi antara perguruan tinggi dan BPLJSKB sangat penting karena menciptakan ekosistem sinergis untuk pengembangan riset, inovasi teknologi otomotif nasional, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keselamatan dan sertifikasi kendaraan," kata  Wakil Rektor UMB, Prof. Rizky Briandana dalam keterangannya, Senin (25/11/2025).

Kolaborasi ditandai penandatanganan kerja sama dihadiri jajaran pimpinan universitas dan Yayasan Menara Bhakti (YMB), antara lain Ketua Pengurus YMB Rani Pudjiastusi, Dipl. FM; Anggota Dewan Pengawas YMB Dr. Hadri Mulya; Sekretaris Pengurus YMB Mohammad Irfan, MM; Wakil Rektor UMB Prof. Rizky Briandana, M.Comm., Ph.D.; serta Wakil Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Joni Hardi, M.T.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pihak BPLJSKB hadir Kepala BPLJSKB Imam Sukandar, A.MTRD., S.Sit., MT; serta Kepala Seksi Pelayanan BPLJSKB Tri Bowo Leksono, A.Ma.PKB, S.T., M.MTr, beserta jajarannya.

Ia mengatakan mahasiswa berkesempatan mengikuti kegiatan praktik, pelatihan teknis, hingga pemagangan di fasilitas BPLJSKB. 

Melalui program ini, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai proses pengujian laik jalan dan sertifikasi kendaraan bermotor, termasuk aspek keselamatan, regulasi, serta performa kendaraan yang menjadi standar industri otomotif nasional.

“Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah universitas dalam mengembangkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri,” ujar Rizky. 

Rizky menjelaskan, selain memperkuat pembelajaran berbasis praktik, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dalam penelitian terapan dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Program ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.

“Kami melihat peluang pengembangan program lanjutan yang dapat mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan di sektor otomotif,” ujarnya.

Melalui kemitraan ini, mahasiswa Teknik Mesin UMB akan memperoleh akses fasilitas pengujian berstandar nasional, pelatihan teknis dari para ahli, pemahaman mendalam terhadap proses pengujian laik jalan, serta kesempatan mengikuti pemagangan bersertifikat di BPLJSKB.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas