Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BMKG: Bibit Siklon 95B Menguat, Sumatera Masuk Status Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG merilis peringatan dini terkait penguatan Bibit Siklon Tropis 95B yang tengah berkembang cepat di perairan timur Aceh, Selat Malaka. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in BMKG: Bibit Siklon 95B Menguat, Sumatera Masuk Status Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG
CUACA EKSTREM - Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah terdampak.  

Hujan lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi di Aceh dan Sumatra Utara, serta sebagian Sumatera Barat dan Riau.

Selain itu, angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera bagian utara, yang dapat meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur ringan dan pohon tumbang.

Pada sektor kelautan, gelombang tinggi 2,5–4 meter diperkirakan muncul di Selat Malaka bagian tengah, Perairan Timur Sumatra Utara, serta Samudera Hindia barat Aceh hingga Nias. 

Sementara gelombang sedang 1,25–2,5 meter dapat terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Rokan Hilir, dan perairan Dumai–Bengkalis.

Pemantauan Intensif 24 Jam

BMKG menegaskan bahwa pemantauan terhadap pergerakan Bibit Siklon 95B dilakukan secara intensif oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

“BMKG melalui TCWC Jakarta akan terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh terhadap pergerakan sistem ini,” ujar Andri.

Baca juga: Cuaca Seminggu ke Depan, BMKG: Waspada Hujan Lebat di Aceh, Sumut, NTB, dan Kalimantan Utara

Masyarakat diminta hanya mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG untuk menghindari informasi yang tidak terverifikasi. 

Rekomendasi Untuk Anda

Bibit Siklon Tropis 95B adalah sistem cuaca awal (embryo) yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dan sedang dipantau oleh lembaga meteorologi internasional maupun BMKG.

Berikut penjelasannya dalam poin sederhana:

Apa maksud kode “95B”?

Kode ini digunakan oleh Joint Typhoon Warning Center (JTWC) untuk menandai sistem cuaca yang belum menjadi siklon tetapi menunjukkan potensi berkembang.

  • Angka “95” → nomor identifikasi (bisa 90–99, dipakai berulang).
  • Huruf “B” → lokasi di Teluk Benggala / Samudra Hindia bagian utara (wilayah sekitar India–Bangladesh–Aceh).

Apa itu bibit siklon tropis?

Bibit siklon adalah pusaran angin lemah yang:

  • memiliki area tekanan rendah,
  • mulai menunjukkan sirkulasi,
  • ada pertumbuhan awan konvektif (awan badai),
  • dan berpotensi berkembang menjadi siklon tropis jika kondisi atmosfer mendukung.

Mengapa berbahaya?

  • Meski belum menjadi siklon, bibit siklon sudah dapat memicu:
  • hujan sangat lebat sampai ekstrem,
  • angin kencang,
  • gelombang tinggi,
  • potensi banjir dan longsor,
  • cuaca ekstrem di wilayah sekitarnya.

Kesimpulannya

Bibit Siklon Tropis 95B adalah cikal bakal badai tropis yang sedang tumbuh di sekitar Aceh/Selat Malaka, dan BMKG memperingatkan karena peluangnya untuk berubah menjadi siklon cukup tinggi serta sudah menimbulkan dampak cuaca ekstrem.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas