4 Sasaran Utama Pengamanan Nataru, Korlantas Siapkan Pemantauan Terpusat di KM 29
Korlantas Polri menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Korlantas Polri menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025
- Anggota Komisi III DPR RI ikut meninjau persiapan lalu lintas menyambut Natal dan Tahun Baru 2026
- Kakorlantas memastikan setiap titik rawan kemacetan hingga potensi insiden sudah masuk dalam skenario cara bertindak Polri saat Operasi Lilin berlangsung
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) menetapkan empat sasaran utama pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam Operasi Lilin 2025.
Operasi Lilin 2025 akan digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 untuk mengamankan arus mudik Natal dan Tahun Baru.
Keempat titik itu mencakup jalan tol, jalan arteri, kawasan wisata, dan tempat ibadah, ditambah pengamanan penyeberangan di sejumlah pelabuhan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, saat meninjau langsung kesiapan posko pemantauan di Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/11/2025) pagi.
Kakorlantas memastikan setiap titik rawan kemacetan hingga potensi insiden sudah masuk dalam skenario cara bertindak Polri saat Operasi Lilin berlangsung.
"Yang pertama adalah lokasi jalan tol, yang kedua arteri, yang ketiga itu tempat-tempat wisata, termasuk juga tempat-tempat ibadah. Ini nanti akan kita pantau, dan penyeberangan Pelabuhan,” ujar Irjen Agus.
Ia menegaskan pemantauan dari Command Center KM 29 memungkinkan Polri mengambil keputusan cepat terhadap kondisi lalu lintas real-time.
"Ini nanti akan kami pantau di tempat ini sehingga skenario daripada kondisi terupdate pada saat itu. Kami bisa melakukan cara bertindak yang tepat," ujarnya.
Dalam pengecekan itu, Irjen Agus didampingi berbagai pemangku kepentingan.
Mulai dari Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri, Anggota DPR RI Komisi III, Kementerian Komdigi, Kementerian Perhubungan, Dirut Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP), dan Dirlantas Polda Metro.
Ia menyebut koordinasi lintas lembaga penting karena operasi Nataru menyangkut mobilitas nasional dalam skala besar.
"Kami melakukan rapat koordinasi dan kolaborasi sekalian pengecekan industri teknologi digital korlantas yang sudah terintegrasi dengan stakeholder," tambahnya.
Irjen Agus menegaskan seluruh rangkaian pemantauan dan pengamanan akan dimulai pada 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Sorotan Anggota DPR
Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan yang ikut meninjau menyebut persiapan Korlantas tahun ini sangat matang.
Baca tanpa iklan