Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Berhati Mulia, Ini Sosok Aiptu Donny yang Ikhlas Mengasuh dan Membimbing Anak Yatim dengan Cinta

Aiptu Donny dikenal sebagai sosok berhati mulia yang mengasuh dan membimbing anak-anak yatim dengan penuh kasih tanpa pamrih.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Berhati Mulia, Ini Sosok Aiptu Donny yang Ikhlas Mengasuh dan Membimbing Anak Yatim dengan Cinta
Dok. Tribratanews Rembang
POLISI TELADAN - Anggota Polresta Magelang, Aiptu Donny berfoto bersama keluarganya. Jiwa sosial yang kuat mendorong Aiptu Donny untuk merawat seorang anak yatim sejak masih duduk di bangku sekolah dasar hingga beranjak remaja. 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam keseharian tugas kepolisian yang penuh dinamika, selalu ada kisah-kisah humanis yang lahir dari ketulusan anggotanya. Di tengah rutinitas menjaga keamanan, sebagian dari mereka memilih untuk melangkah lebih jauh, menyentuh kehidupan orang lain dengan cara yang jauh lebih personal. Salah satunya datang dari Magelang, lewat sosok Aiptu Donny Sugiarto. 

Jiwa sosial yang kuat telah mendorong anggota Polresta Magelang tersebut untuk merawat seorang anak yatim sejak masih duduk di bangku sekolah dasar hingga kini beranjak menuju masa remaja. Selama hampir tujuh tahun, Aiptu Donny menjadi figur ayah bagi Al Rayyan Dzikri Nugraha, anak yang sejak kecil hidup dalam kondisi serba terbatas. 

Aiptu Donny menjelaskan bahwa Al Rayyan adalah putra dari seorang pekerja jasa timbang badan keliling yang hidup berpindah-pindah. Pertemuan mereka bermula di sebuah rumah sakit, ketika Aiptu Donny mendapati bocah itu tengah merawat ibunya seorang diri tanpa ada keluarga yang menemani. 

Al Rayyan bahkan sempat memilih berhenti sekolah demi menjaga ibunya. “Saya merasa terpanggil untuk merawatnya setelah melihat bagaimana dia berjuang sendiri. Saat itu, banyak orang yang ingin mengadopsinya, tetapi dia ketakutan karena tidak ingin berpisah dari ibunya. Saya kemudian meyakinkannya agar kembali bersekolah,” kenang Aiptu Donny. 

Perjalanan hidup Al Rayyan memang tidak ringan. Ayahnya meninggal ketika ia baru berusia tiga bulan. Lalu saat kelas 3 SD, ibunya pun berpulang. Sejak saat itu, Aiptu Donny dan istrinya mengambil peran penuh sebagai orang tua asuh dengan merawat, mendampingi, hingga membiayai seluruh kebutuhan hidup dan pendidikan Al Rayyan tanpa bantuan dari pihak mana pun. 

Baca juga: Kiprah Aiptu Agus Riyanto: Sisihkan Gaji Demi Sekolah Gratis untuk Anak Pemulung di Jakarta Barat

Selama bertahun-tahun tinggal bersama, keduanya tumbuh layaknya keluarga sesungguhnya. Al Rayyan kini memasuki masa SMA dan menunjukkan kemandirian serta semangat belajar yang kuat. Rasa terima kasihnya kepada Aiptu Donny pun tidak bisa ia sembunyikan. 

“Saya tidak tahu bagaimana nasib saya jika tidak bertemu Bapak Donny. Saya sudah dianggap keluarga, saya disekolahkan sampai sekarang. Saya ingin sukses agar bisa membanggakan beliau dan membalas kebaikannya,” ujar Al Rayyan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Bagi Aiptu Donny sendiri, harapannya sederhana namun penuh makna. Ia hanya ingin melihat Al Rayyan tumbuh dengan masa depan yang lebih cerah. 

“Saya ingin dia memiliki kehidupan yang layak seperti anak-anak lainnya, meraih cita-citanya, dan membuktikan bahwa bisa menjadi orang yang sukses,” tutupnya. 

Kisah ini menegaskan bahwa di balik seragam kepolisian, ada hati yang bekerja dengan empati. Dedikasi Aiptu Donny menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu tentang hal besar, kadang hanya tentang hadir bagi seseorang yang membutuhkan. 

Baca juga: Aiptu Yustar, Polisi Brebes yang Sukses Budidaya Lele dari Lahan Pekarangan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas