Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buka Kemah Nasional Pemuda Lintas Iman, Cak Imin Beri Pesan soal Belajar dari Kekalahan

Cak Imin menyinggung soal kegagalan generasi ta saat membuka Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Buka Kemah Nasional Pemuda Lintas Iman, Cak Imin Beri Pesan soal Belajar dari Kekalahan
Tribunnews.com/Reza Deni
KEMAH LINTAS NASIONAL - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat membuka perkemahan lintas nasional yang digelar DPP BERANI di Bumiperta, Cibubur, Sabtu (28/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Cak Imin membuka Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025 dengan pesan pentingnya persatuan dan toleransi.
  • Ia menyinggung kegagalan politik generasinya, termasuk kekalahannya di Pilpres 2024, sebagai pelajaran sejarah agar generasi muda tidak mengulang kesalahan yang sama.
  • Cak Imin menekankan persiapan menuju Indonesia Emas 2045, optimism bahwa generasi muda lintas iman akan menjadi pemimpin berkarakter kebhinekaan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyinggung soal kegagalan generasi ta saat membuka Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025. 

Di hadapan ratusan peserta kegiatan yang digagas banom PKB, DPP BERANI, Cak Imin mengatakan kegagalan penting bagi generasi muda.

“Indonesia tidak akan pernah bisa membangun tanpa mengokohkan dan menjamin persatuan di antara kita semua,” ujar Cak Imin di Bumiperta Cibubur, Jakarta, Sabtu (28/11/2025).

Cak Imin pun memuji apa yang dilakukan BERANI lewat kegiatan Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman sebagai ruang perjumpaan yang mampu memperkuat gotong royong, toleransi, hingga kecerdasan mental dan spiritual generasi muda. 

Namun di tengah pesan keberagaman itu, Cak Imin tiba-tiba menyinggung soal kegagalan politik yang dialaminya.

“Generasi saya, generasi hari ini mungkin tidak sukses dan belum maksimal. Maklum, kalah terus. Belum pernah menang,” kata Cak Imin disambut riuh peserta.

Meski tidak menjelaskan maksud pernyataan tersebut, Cak Imin merupakan Cawapres  Anies Baswedan dalam Pilpres 2024, yang saat itu gagal dalam Pilpres 2024. 

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Cak Imin, kekalahan itu bukan sekadar catatan politik, tetapi pelajaran sejarah yang harus dipahami generasi berikutnya.

“Kekalahan dan belum sempurna ini saya abdikan kepada kalian yang muda. Jangan pernah mengulangi kesalahan dan kegagalan sejarah,” kata Cak Imin.

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menekankan bahwa belajar agama tidak bisa dilepaskan dari belajar sejarah. Pemahaman yang keliru, menurutnya, sering muncul karena agama dipelajari tanpa melihat perjalanan dan dinamika peradaban.

“Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan, termasuk belajarlah dari kekalahan saya,” ujarnya.

Cak Imin juga menyinggung pentingnya persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Dia optimistis generasi muda yang ditempa melalui kegiatan lintas iman seperti ini akan menjadi pemimpin masa depan yang berpegang pada nilai-nilai kebhinekaan.

Baca juga: Bencana Banjir dan Longsor di Sumut Hingga Aceh, Menko Cak Imin: Ini Bulan Bencana

“Yang dibutuhkan hari ini adalah kepemimpinan yang benar. Saya yakin kalianlah pemimpin-pemimpin yang siap menata bangsa ini. Kita tidak pernah lelah untuk merah putih kita. Untuk Indonesia kita," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas