Tanggal 1 Desember Memperingati Hari AIDS Sedunia, Ini Perbedaan HIV dan AIDS
Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati pada tanggal 1 Desember dan tahun ini jatuh pada Senin (1/12/2025), ini perbedaan HIV dan AIDS.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati pada tanggal 1 Desember dan tahun ini jatuh pada Senin (1/12/2025).
- Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember sejak 1988, sebagai inisiatif WHO untuk meningkatkan kesadaran global terhadap AIDS yang disebabkan oleh virus HIV.
- HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS merupakan tahap akhir dari infeksi HIV ketika imunitas tubuh melemah dan tidak mampu melawan infeksi.
TRIBUNNEWS.COM - Hari AIDS Sedunia atau World AIDS Day diperingati pada tanggal 1 Desember, setiap tahunnya.
Tahun ini, peringatan Hari AIDS Sedunia jatuh pada Senin (1/12/2025).
Hari AIDS Sedunia diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
Hari AIDS Sedunia pertama kali diperingati pada 1 Desember 1988.
Inisiatif ini dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pegawai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bekerja di Program Global untuk AIDS.
Mereka mengusulkan ide tersebut kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS WHO saat itu, dan gagasan tersebut langsung disetujui.
Di tengah berbagai kampanye kesehatan yang terus digencarkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara jelas perbedaan antara HIV dan AIDS, dua istilah yang sering dianggap sama padahal memiliki makna yang berbeda.
Perbedaan HIV dan AIDS
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh manusia sudah tidak mampu lagi melawan infeksi yang masuk.
Dilansir Siloam Hospitals, AIDS berbeda dengan HIV (Human Immunodeficiency Virus).
HIV adalah salah satu jenis virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat menyebabkan penyakit serius bagi penderitanya.
Baca juga: Pengidap HIV/AIDS Masih Bisa Punya Anak, Ketahui Apa Saja Syaratnya
HIV ini menyerang salah satu sel di dalam sel darah putih, yaitu sel T atau CD4.
Sel tersebut, memiliki peran penting untuk menjaga imun tubuh dan memerangi infeksi yang masuk ke dalam tubuh.
Apabila tidak ditangani sesegera mungkin, infeksi HIV ini dapat berkembang hingga mencapai stadium akhir.
Baca tanpa iklan