Menjelang Reuni Akbar 212 di Monas, BIN Ingatkan Risiko Kemacetan dan Kerawanan Kamtibmas
Reuni Akbar 212 digelar di Monas 2 Desember, BIN antisipasi mobilisasi massal, tokoh nasional diundang hadir.
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Glery Lazuardi
“Memang kami fokusnya merajut persatuan dalam pemerintah Pak Prabowo yang baru berjalan,” kata Aziz.
Selain itu, panitia membuka undangan bagi para menteri Kabinet Merah Putih, meski sifatnya terbuka.
Acara reuni akan dimulai pukul 18.00 WIB, namun peserta diperbolehkan hadir sejak siang atau sore hari. “Jadi reuni ini terbuka untuk semua ya, bukan untuk satu atau dua kalangan saja,” ujar Aziz.
Reuni 212 tahun ini merupakan yang kedelapan sejak aksi pertama pada 2016. Tema yang diusung adalah “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.”
Majelis Mujahidin Imbau Peserta Reuni 212 Tertib
Menjelang gelaran Reuni Akbar 212 yang akan berlangsung pada 2 Desember 2025 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, M. Shobbarin Syakur, menyampaikan imbauan kepada jemaah yang berencana hadir, termasuk peserta dari Solo.
Shobbarin menegaskan bahwa setiap langkah organisasi maupun jemaah harus ditempuh melalui jalur legal dan konstitusional. Ia juga menekankan bahwa jika agenda tersebut bertujuan untuk silaturahmi, maka nilai silaturahmi itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kalau ini ingin melangkah silaturahmi, ya silaturahmi yang memiliki dampak positif. Tidak hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Shobbarin menyinggung pesan Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pentingnya dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi.
Ia menyebut Majelis Mujahidin juga berencana memberikan dukungan moral terhadap agenda tersebut.
“Beliau minta dukungan tentang pemberantasan korupsi. Nanti juga kita sounding ke sana,” katanya.
Menanggapi rencana keberangkatan peserta Reuni 212 dari Solo, Shobbarin meminta jamaah tetap mematuhi aturan selama mengikuti kegiatan.
Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga perilaku sesuai nilai akhlakul karimah. Ia menambahkan, kemungkinan ada dua bus peserta yang akan diberangkatkan dari Solo.
Namun, ia sendiri tidak dapat hadir karena memiliki agenda di Padang, Sumatera Barat.
BERITA TERKAIT
Baca juga: Majelis Mujahidin Imbau Peserta Reuni 212 Tertib dan Jaga Akhlak
Baca juga: Reuni Akbar 212 Bakal Digelar Lagi di Monas, Usung Revolusi Akhlak & Undang Prabowo
Baca juga: Ajakan agar Masyarakat Indonesia Tak Terhasut Kerusuhan di Nepal, Andi Arief: Contohlah Aksi 212