Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Wakil Kepala BIN Ungkap Potensi Ancaman Natal 2025: Terorisme dan Sweeping Gereja

Wakil Kepala BIN sampaikan potensi ancaman saat perayaan Natal 2025, yakni terorisme dan sweeping rumah ibadah.

zoom-in Wakil Kepala BIN Ungkap Potensi Ancaman Natal 2025: Terorisme dan Sweeping Gereja
SURYA/PURWANTO
PERAYAAN NATAL - Petugas keamanan dari Polresta Malang Kota berjaga di area Gereja Katedral Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (25/12/2022). Selama ibadah Misa Natal, petugas keamanan melakukan penjagaan dan melakukan sterilisasi gereja untuk memberikan rasa aman kepada para jemaat. Wakil Kepala BIN sampaikan potensi ancaman saat perayaan Natal 2025, yakni terorisme dan sweeping rumah ibadah. SURYA/PURWANTO 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Imam Sugianto memaparkan  ada dua perhatian utama yang berpotensi jadi ancaman saat perayaan Natal 2025.
  • Kedua hal itu yakni terorisme dan sweeping rumah ibadah.
  • Seluruh kepala daerah diharapkan dapat melakukan deteksi dan pencegahan dini.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Imam Sugianto memaparkan paling tidak ada dua perhatian utama yang berpotensi jadi ancaman saat perayaan Natal 2025.

Kedua hal itu yakni terorisme dan sweeping rumah ibadah.

Imam Sugianto menyampaikan dua potensi ancaman itu dalam rapat koordinasi antar-kementerian dan lembaga yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (1/12/2025).

“Ini puncak Natal yang dilaksanakan tanggal 25 Desember ada beberapa potensi ancaman terutama terorisme,” tuturnya.

Ia berharap seluruh kepala daerah dapat melakukan deteksi dan pencegahan dini.

Sebab, berkaca pada kejadian November lalu, terdapat provokasi melalui media sosial oleh sejumlah kelompok yang terpetakan di beberapa daerah.

Baca juga: Tema Natal 2025 Resmi dari PGI–KWI: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga

Rekomendasi Untuk Anda

“Ini di medio November kemarin kita lihat bersama-sama bagaimana mereka terutama kelompok-kelompok yang dari ISIS, al-Qaeeda, JAD yang kemudian memprovokasi melalui media sosial,” tegasnya.

Selain itu, Imam juga menekankan ihwal tidak kalah pentingnya untuk pemerintah setempat memerhatikan sweeping hingga penolakan rumah ibadah yang berpotensi terjadi menjelang natal.

“Kemudian tidak kalah pentingnya bahwa sweeping, kemudian penolakan rumah-rumah ibadah yang nanti memang insyaallah biasanya menjelang Natal mulai marak,” ujarnya.

“Mohon betul-betul para unsur pimpinan kepala daerah memetakkan betul kerawanan-kerawanan ini kemudian merumuskan dan mengantisipas betul sehigga perayaan Natal itu bisa kita kawal bisa berlangsung dengan aman, lancar, dan damai,” pungkas Imam.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas