Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Infrastruktur Rusak karena Banjir Segera Diperbaiki, Prabowo: Ada Penghematan Banyak di Pusat

Presiden Prabowo Subianto mengklaim jalur-jalur putus dan jembatan rusak akibat banjir besar di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra segera diperbaiki.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Infrastruktur Rusak karena Banjir Segera Diperbaiki, Prabowo: Ada Penghematan Banyak di Pusat
Tribunnews.com/YouTube Sekretariat Presiden
KUNJUNGAN - Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke area terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tenggara oada hari Senin, (1/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan infrastruktur rusak karena banjir di Pulau Sumatra segera diperbaiki.
  • Prabowo mengklaim pemerintah pusat banyak melakukan penghematan.
  • Menteri Keuangan Purbaya mengklaim anggaran penanganan bencana tersedia.

TRIBUNNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengklaim jalur-jalur putus dan jembatan rusak akibat banjir besar di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra segera diperbaiki.

Klaim itu disampaikan Prabowo di tengah kunjungannya ke area terdampak banjir di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, pada hari Senin, (1/12/2025).

Prabowo meninjau langsung tempat pengungsian, infrastruktur yang rusak, dan berbicang dengan ribuan warga yang terdampak bencana alam. Salah satu yang ditinjaunya adalah jembatan rusak di Kabupaten Aceh Tenggara.

“Kita segera membuka jalan-jalan yang putus, jembatan-jembatan yang rusak segera kita perbaiki,” kata Prabowo di Aceh Tenggara, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

“Alhamdulilah kita punya anggarannya. Kita lakukan penghematan banyak di pusat supaya bantuan sebanyak mungkin, kita bisa membantu kepentingan rakyat di paling bawah, desa, kecamatan, itu sasaran kita,” ujar dia sambil didampingi beberapa pejabat, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Kepala BNPB Suharyanto.

Lalu, dia terlihat mengunjungi dapur umum di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

“Ini musibah. Saya turut berdukacita untuk keluarga yang kehilangan dan berdoa Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu akan tabah, tegas, dan percaya kita semua keluarga besar. Kita tidak akan membiarkan saudara sendiri memikul beban penderitaan.”

Anggaran penanganan bencana tersedia

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan anggaran penanganan bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh

Adapun anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2025 telah dipangkas lebih dari setengahnya. Total anggaran yang mencapai Rp4,92 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp2,01 triliun pada tahun 2025.

Meski demikian, Purbaya mengklaim anggaran BNPB tahun ini masih tersisa sekitar Rp500 miliar dan siap digunakan. Jika dana dirasa kurang, Kementerian Keuangan akan menambah dana, termasuk dana anggaran rehabilitasi bencana

Baca juga: UPDATE Banjir Aceh-Sumut-Sumbar: Korban Jiwa 659 Orang, Berikut Rinciannya

"Kalau nanti butuh dana tambahan, kita siap juga menambah dan sudah ada di anggarannya," kata Purbaya setelah Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta, Senin, (1/12/2025), dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, beberapa hari lalu Purbaya mengatakan penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra masih sepenuhnya menggunakan anggaran masing-masing pemerintah daerah.

Dia berkata daerah-daerah terdampak bergerak cepat menggunakan alokasi anggaran yang tersedia untuk merespons keadaan darurat.

“Kayanya ada bantuan sosial pakai anggaran yang ada dulu di mereka (kabupaten/kota),” kata Purbaya kepada wartawan, Jumat, (28/11/2025).

Lalu, dia menyebut hingga kini belum ada satu pun pemda yang resmi mengajukan permintaan anggaran tambahan kepada Kementerian Keuangan.

Jumlah terbaru korban jiwa dan kerusakan

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas