Gus Yahya Tetap Berkantor di PBNU Jelang Digelarnya Rapat Pleno Syuriyah di Jakarta
Belum diketahui apakah Gus Yahya dan pengurus lainnya akan hadir dalam rapat pleno di tengah isu pemakzulan yang terjadi di kubu PBNU.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Hari ini, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya masih tetap berkantor di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, di tengah konflik internal
- Bertepatan dimulainya rapat pleno yang digelar oleh jajaran Syuriyah PBNU yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat
- Rapat pleno akan dihadiri oleh unsur kepengurusan PBNU seperti Mustasyar, A'wan, Syuriyah, Tanfidziyah, hingga seluruh pimpinan lembaga dan otonom PBNU.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya masih tetap berkantor di Kantor PBNU, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
Hari ini bertepatan dimulainya rapat pleno yang digelar oleh jajaran Syuriyah PBNU.
Syuriyah merupakan pimpinan tertinggi dan badan pengarah dalam organisasi PBNU yang bertugas membimbing, mengarahkan, serta mengawasi pelaksanaan keputusan-keputusan NU dari tingkat pusat hingga ranting.
Dipimpin oleh Rais 'Aam, dengan struktur seperti Rais, Katib, dan A'wan. Syuriyah adalah lembaga pengambil kebijakan utama (legislatif) NU.
Rapat digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, untuk menentukan hasil final status Ketua Umum PBNU.
Pantauan Tribunnews.com, Kantor PBNU terlihat ramai sejumlah warga nadhliyin.
Beberapa petugas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) juga terlihat berjaga.
Hari ini, di kantor PBNU rencananya akan menggelar acara peluncuran gerakan infaq NU untuk solidaritas korban bencana alam.
Selain itu, ada kegiatan lain yakni berupa diskusi bernama Forum Keramat dengan mengambil tema NU dalam Transformasi Indonesia, Belajar dari Sejarah untuk Menentukan Arah.
Tiba disertai pengawalan
Gus Yahya baru tiba di Kantor PBNU sekira pukul 13.03 WIB.
Terlihat, ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih dan kopiah berwarna hitam.
Gus Yahya langsung naik ke ruang kerjanya dengan pengawalan beberapa orang dan personel Banser.
Belum diketahui apakah Gus Yahya dan pengurus lainnya akan hadir dalam rapat pleno di tengah isu pemakzulan yang terjadi di kubu PBNU.
Kronologi Kisruh Internal PBNU
Konflik internal PBNU mencuat ke permukaan setelah keluarnya keputusan Rapat Harian Syuriyah 20 November yang merekomendasikan pemberhentian Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Gus Yahya menolak keputusan Syuriyah dan menegaskan tidak berniat mundur dari jabatannya.
Baca tanpa iklan