Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Siap Jadi Mediator Konflik PBNU, IKA PMII Dorong Muktamar Bersama

PB IKA PMII menilai eskalasi konflik yang melibatkan dua kubu di internal PBNU telah menimbulkan kegelisahan di kalangan Nahdliyin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Siap Jadi Mediator Konflik PBNU, IKA PMII Dorong Muktamar Bersama
Istimewa/HO
SOLUSI KONFLIK PBNU - Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi menilai bahwa eskalasi konflik yang melibatkan dua kubu di internal PBNU telah menimbulkan kegelisahan di kalangan Nahdliyin. 

“Kami berharap seluruh elemen PBNU dapat menahan diri, tidak memperluas ketegangan, serta memberikan kesempatan bagi mekanisme organisasi untuk bekerja sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Kronologi Kisruh Internal PBNU

Konflik internal PBNU mencuat ke permukaan setelah keluarnya keputusan Rapat Harian Syuriyah 20 November yang merekomendasikan pemberhentian Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). 

Gus Yahya menolak keputusan Syuriyah dan menegaskan tidak berniat mundur dari jabatannya.

Pada 25 November 2025, muncul lagi dokumen Surat Edaran dari Syuriah PBNU yang menyebut Gus Yahya sudah resmi tidak menjabat Ketum PBNU dan kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam.

Kubu Gus Yahya menilai “Surat Edaran” tersebut tidak sah karena ttidak melalui mekanisme resmi PBNU serta tidak memiliki stempel digital terverifikasi.

Rais Syuriah PBNU surat edaran tersebut tidak bisa distempel lantaran ada upaya sabotase.

Tanggal 28 November 2025, Gus Yahya mengumumkan sejumlah rotasi di kepengurusan PBNU termasuk pemberhentian Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Sekretaris Jenderal PBNU. 

Rekomendasi Untuk Anda

Rais Aam PBNU  menggelar rapat pleno di Hotel Sultan Jakarta kemarin dan menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU.

Rais Aam PBNU memutuskan  Gus Yahya sudah tidak lagi menjabat posisi apapun di tubuh PBNU.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas