Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggal 22 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Ibu dan 2 Lainnya

Terdapat 3 peringatan penting yang diperingati pada tanggal 22 Desember 2025, termasuk Hari Ibu Nasional 2025.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tanggal 22 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Ibu dan 2 Lainnya
aceh.kemenag.go.id
KALENDER 22 DESEMBER - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Senin (22/12/2025). Terdapat 3 peringatan penting yang diperingati pada tanggal 22 Desember 2025, termasuk Hari Ibu Nasional 2025. 

Pembentukan Kowad tidak terlepas dari peran besar perempuan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan, baik sebagai pejuang di garis depan maupun pendukung logistik dan sosial.

Gagasan pembentukan satuan militer khusus perempuan mulai mengemuka pada tahun 1959, ketika Asisten III Personel Kepala Staf Angkatan Darat, Kolonel Dr. Sumarno, mengusulkan pemanfaatan tenaga wanita untuk tugas-tugas tertentu yang membutuhkan ketelitian, ketekunan, dan kedisiplinan tinggi, dikutip dari portal.asahankab.go.id.

Usulan ini kemudian diwujudkan melalui Surat Keputusan Panglima Angkatan Darat Nomor 1056/12/1960 tertanggal 21 Desember 1960, yang menandai lahirnya Korps Wanita Angkatan Darat.

Meski secara administratif disahkan pada 21 Desember, Hari Kowad diperingati setiap 22 Desember sebagai simbol penghormatan terhadap perempuan Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Ibu

3. Hari Matematika (Mathematics Day)

Di tingkat internasional, tanggal 22 Desember dikenal sebagai Hari Matematika, yang berasal dari India. 

Peringatan ini ditetapkan bertepatan dengan hari lahir Srinivasa Ramanujan, seorang matematikawan jenius yang lahir pada 22 Desember 1887, dikutip dari daysoftheyear.com.

Meski berasal dari latar belakang sederhana dan minim pendidikan formal di bidang matematika, Ramanujan berhasil melahirkan berbagai teori penting yang hingga kini masih digunakan dan dikembangkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kontribusinya meliputi teori bilangan, deret tak hingga, analisis matematika, hingga pecahan berkelanjutan. 

Kejeniusan Ramanujan sempat kurang dipahami pada masanya karena pemikirannya jauh melampaui era tersebut. 

Melalui korespondensi dengan matematikawan Inggris di Universitas Cambridge, bakatnya mulai dikenal dunia, hingga akhirnya ia menjadi Fellow India pertama di Trinity College, Cambridge.

Ramanujan wafat pada usia muda, 32 tahun, pada tahun 1920. 

Meski demikian, warisan intelektualnya tetap hidup, bahkan semakin berkembang setelah penemuan kembali catatan-catatan matematikanya yang sempat hilang puluhan tahun kemudian. 

Untuk menghormati jasanya, Pemerintah India menetapkan Hari Matematika pada tahun 2011, sekaligus merilis prangko peringatan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya bagi ilmu pengetahuan dunia.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkati Hari Ibu 2025

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas