Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember, Contraflow dan One Way Disiapkan hingga Imbauan WFA

Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025), penerapan contraflow disiapkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember, Contraflow dan One Way Disiapkan hingga Imbauan WFA
Tribunnews.com/Istimewa/HO
ARUS MUDIK NATARU - Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan melakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow atau lawan arus terhadap kendaraan yang hendak menuju kawasan Belawan melalui ruas Jalan Tol, Jumat (28/11/2025). Puncak arus mudik periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (24/12/2025), skema contraflow disiapkan. 

Bila lonjakan arus masih terus meningkat, maka rekayasa lalu lintas akan ditingkatkan secara bertahap.

Ketika volume kendaraan mencapai angka 6.400 kendaraan per jam, maka contraflow akan diperluas menjadi dua lajur.

Lantas, bila naik lagi menjadi 6.400 kendaraan per jam, maka akan melakukan contraflow lajur dua. Ini semua dilakukan bertahap, sesuai kondisi di lapangan.

Jika contraflow satu dan dua lajur belum mampu mengurai kepadatan, Korlantas akan berkoordinasi dengan Kemenhub, serta pengelola jalan tol untuk menerapkan skema lanjutan.

Melalui koordinasi lintas sektor dan kesiapan rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan kondisi perjalanan masyarakat dapat berjalan lancar. 

- Kemenhub Siapkan Posko Terpadu Angkutan Nataru hingga Mitigasi Cuaca

Selanjutnya, Kemenhub menyelenggarakan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, untuk memantau pergerakan masyarakat selama libur Nataru.

Menhub Dudy menambahkan, terdapat dua isu penting yang perlu diantisipasi pada masa Angkutan Nataru 2025/2026, yakni potensi lonjakan penumpang serta risiko cuaca ekstrem. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam hal ini, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan BMKG dan stakeholder terkait melalui Posko Nataru, serta menambah personel di area-area siaga.

Selain itu, mitigasi lainnya dilakukan pada semua sektor transportasi, baik darat, laut, udara, hingga kereta api.

Di sektor darat, Kemenhub menyiapkan buffer zone (zona penyangga), menerapkan delaying system, contraflow, hingga oneway secara situasional, termasuk pengaturan penyeberangan. 

Di sektor laut, Kemenhub menyiapkan kapal navigasi dan patroli, serta buffer zone di wilayah sekitar pelabuhan, termasuk menyiapkan pelabuhan alternatif.

Kemudian, di sektor udara, Kemenhub melakukan ramp check (pemeriksaan kelayakan jalan kendaraan angkutan umum), optimalisasi jam operasional bandara, dan penambahan kapasitas penerbangan. Di sektor kereta api, disiapkan Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS), Alat Material Untuk Siaga (AMUS) dan penyiagaan personel pada perlintasan sebidang.

Baca juga: Menhub Imbau Masyarakat Tak Tunda Pendaftaran Mudik Gratis Nataru 2025/2026

- Program Mudik Gratis 

Dikutip dari situs Kemenhub, Program Mudik Gratis telah disiapkan di sejumlah moda transportasi. Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub menyelenggarakan mudik gratis dari Jakarta dengan 10 rute tujuan, yakni Solo, Yogyakarta, Surabaya, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Malang, dan Madiun. 

Tersedia 70 unit bus untuk mengangkut 3.080 penumpang dan 2 unit truk untuk mengangkut 60 sepeda motor.

Kemudian, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub menyelenggarakan program mudik gratis pada dua lintasan, yakni lintas utara (Jakarta Gudang-Semarang Tawang) dan lintas tengah (Jakarta Gudang - Purwosari). 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas