Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Nadiem akan Buka Chat Grup WA soal Kasus Chromebook di Sidang, Termasuk Grup Mas Menteri Core Team?

Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf menyebut di sidang mendatang pihaknya akan membuka bukti chat grup WA yang diikuti Nadiem saat menjadi Menteri.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Nadiem akan Buka Chat Grup WA soal Kasus Chromebook di Sidang, Termasuk Grup Mas Menteri Core Team?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
GRUP WA NADIEM MAKARIM - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/8/2025). Nadiem Makarim diperiksa KPK dalam penyelidikan dugaan korupsi terkait pengadaan Google Cloud. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN. Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf mengklaim pihaknya memiliki bukti chat yang ada dalam Grup WhatsApp yang diikuti Nadiem terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019-2022. Bukti chat Grup WhatsApp ini akan dibuka Ari dalam sidang Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mendatang. 

Ringkasan Berita:
  • Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf menyebut di sidang mendatang pihaknya akan membuka bukti chat grup WA yang diikuti Nadiem saat menjadi Menteri.
  • Ari menegaskan dalam chat grup WhatsApp atau WA ini, akan terlihat siapa saja yang ada dalam grup tersebut.
  • Selain itu akan terungkap juga bagaimana percapakan yang terjadi dalam grup itu dan apa saja yang dibahas disana.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kuasa hukum Nadiem Makarim, Ari Yusuf mengklaim pihaknya memiliki bukti chat yang ada dalam Grup WhatsApp yang diikuti Nadiem terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019-2022.

Bukti chat Grup WhatsApp ini akan dibuka Ari dalam sidang Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mendatang.

"Memang kita memiliki nanti dalam persidangan ada Chat WA yang lengkap ya dari semua grup, itu kita memiliki semua dan nanti itu kan kita hadirkan di persidangan," kata Ari Yusuf di  Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada hari ini Selasa (23/12/2025), dilansir Kompas TV.

Lebih lanjut menegaskan dalam chat grup WhatsApp atau WA ini, akan terlihat siapa saja yang ada dalam grup tersebut.

Selain itu akan terungkap juga bagaimana percapakan yang terjadi dalam grup itu dan apa saja yang dibahas disana.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nanti di situ akan terbaca tuh siapa ngomong apa, mengenai apa akan terbahas di sana pada saatnya nanti," jelas Ari.

Ketika ditanya apakah grup WA 'Mas Menteri Core Team' yang dibuat Nadiem sebelum menjadi Mendikbudristek akan dibuka juga, Ari menjawab akan membukanya juga.

Bahkan semua grup WA yang diikuti Nadiem terkait jabatannya sebagai Mendikbudristek juga akan dihadirkan dalam sidang.

"Semua menteri, semua grup yang memang  Nadiem ikut di sana. Itu kita memiliki chat WA-nya. Itu bakal dibuka di dalam sidang, nanti akan kita buka semua dalam persidangan," tegas Ari.

'Mas Menteri Core Team' adalah nama grup WhatsApp yang dibentuk oleh Nadiem Makarim sebelum dilantik menjadi Menteri Pendidikan (era 2019-2024).

Dalam grup WA itu berisi para ahli untuk mendiskusikan strategi digitalisasi pendidikan. Namun grup WA ini kemudian menjadi sorotan dalam kasus dugaan korupsi Chromebook.

Baca juga: Kuasa Hukum Klaim Investasi Google ke Gojek Terjadi Sebelum Nadiem Jadi Menteri: Skema Bisnis Biasa

Jaksa Ungkap Grup WA yang Buatan Nadiem

Jaksa mengungkapkan, Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim membentuk dua grup WhatsApp bernama 'Education Council' dan 'Mas Menteri Core Team.'

Namun ada kejanggalan, lantaran grup yang disebut bertujuan untuk mempersiapkan digitalisasi pendidikan itu dibentuk pada sekitar bulan Juli dan Agustus 20219.

Padahal Nadiem baru dilantik sebagai menteri pada Oktober 2019.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas