Tim Medis Kemhan-TNI Keliling Pelosok Aceh Utara, Warga Banyak Mengeluh Pegal Hingga Iritasi Kulit
Kemhan dan TNI menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi korban bencana banjir dan longsor di beberapa titik pengungsian di Provinsi Aceh.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
- Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai dengan hasil diagnosa pasien
- Pasien paling banyak mengeluhkan pegal linu, dermatitis, hingga jamur
- tenaga medis telah menyiagakan layanan kesehatan bagi para pengungsi hingga menjangkau pelosok desa dan lokasi terpencil di Kabupaten Aceh Utara
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim tenaga medis dari Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman Jakarta bersama TNI dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kodam Iskandar Muda 0401 Lhokseumawe menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi korban bencana banjir dan longsor di beberapa titik pengungsian di Provinsi Aceh, Senin (22/12/2025).
Layanan kesehatan tersebut digelar keliling di pelosok desa di Kabupaten Aceh Utara.
Satu lokasi pelayanan berada di Desa Meunasah Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Berdasarkan data pengungsi terpilah di laman resmi BNPB hingga Selasa (23/12/2025) pukul 17.09 WIB, tercatat ada enam posko pengungsian yang tersebar di empat kecamatan dengan total pengungsi mencapai 6.137 jiwa.
Sedangkan pada dashboard di laman resmi BNPB tersebut, tercatat sebanyak 166,9 ribu jiwa mengungsi akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Karena mengalami kerusakan pascabanjir dan tanah longsor, waktu tempuh dari Kota Lhokseumawe menuju lokasi yang sebelumnya hanya sekitar satu jam, dilaporkan memakan waktu lebih lama.
Baca juga: Menteri PPPA Usul Penerapan Tenda Berbasis Keluarga di Lokasi Pengungsian Korban Banjir Sumatera
Selain itu, kondisi jalan yang berlumpur dan mengering juga dilaporkan turut menimbulkan debu kuning saat dilalui kendaraan roda empat.
Anggota tim tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Kartika Pratiwi, mengatakan layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai dengan hasil diagnosa pasien.
Keluhan kesehatan yang banyak dialami masyarakat pascabanjir meliputi alergi kulit, gatal-gatal, batuk, pilek, demam, diare, luka luar, hingga sesak napas.
Sedangkan di lokasi, pasien paling banyak mengeluhkan pegal linu, dermatitis, hingga jamur.
Baca juga: Anak-anak Korban Bencana Sumatera Barat Alami Gangguan Tidur dan Cemas
Karena itu, Kartika menyarankan masyarakat tetap menjaga kebersihan khususnya kebersihan kulit meskipun dalam kondisi bencana seperti saat ini serta dianjurkan mandi menggunakan sabun agar kulit tidak jamuran.
"Ramai sekali hari ini, sekitar 240 orang berobat. Paling banyak itu pasien mengeluhkan pegal linu, dermatitis (iritasi kulit), jamur, trauma setter anak- anak ada sekitar 74 orang," kata Kartika dalam keterangan tertulis pada Selasa (23/12/2025).
Pasi Minkes Denkesyah IM 0401 Lhokseumawe, Lettu Ckm Rusli, mengatakan tenaga medis telah menyiagakan layanan kesehatan bagi para pengungsi hingga menjangkau pelosok desa dan lokasi terpencil di Kabupaten Aceh Utara.
Ia menjelaskan meskipun posko utama Denkesyah IM 0401 berada di Lhokseumawe, namun tim kesehatan juga berkeliling setiap hari untuk memberikan layanan kesehatan.
Rusli menjelaskan layanan kesehatan tetap dibuka hingga seluruh pasien di lokasi mendapatkan penanganan secara merata.