Pemerintah Sebut Kampung Haji di Mekkah Bisa Tekan Biaya Haji
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, meyakini pembangunan kampung haji Indonesia di Mekkah menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, meyakini pembangunan kampung haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dapat menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.
"Tentu kalau itu sudah bisa digunakan sepenuhnya pasti akan mengurangi biaya haji," kata Gus Irfan, seusai rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Namun, Gus Irfan memastikan kampung haji tersebut belum dapat dimanfaatkan pada musim haji tahun ini.
Ia menjelaskan, pembangunan kampung haji merupakan domain Danantara yang dipimpin CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Kementerian Haji, kata Gus Irfan, berposisi sebagai pengguna fasilitas tersebut.
"Kampung haji itu domainnya Pak Rosan di Danantara. Kita ada hanya sebagai user-nya jadi berbagai macam teknis finance itu domainnya beliau," ujarnya.
Terkait kapasitas, Gus Irfan menyebut rencana kampung haji diarahkan untuk dapat menampung seluruh jemaah haji Indonesia.
"Ya rencana tentu bisa menampung semua, semua jemaah kita. Tapi nanti itu sekali lagi teknis dari Pak Rosan di Danantara nanti," tegasnya.
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani melaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto bahwa Indonesia secara resmi telah memiliki tanah pertama di Mekkah melalui pembelian bersyarat sebagai bagian dari inisiatif pembangunan Kampung Haji Indonesia.
Laporan itu disampaikan Rosan usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
“Saya baru saja melaporkan ke Bapak Presiden. Karena atas perintah dari beliau, inisiatif beliau yang selama ini mengamanatkan kepada saya untuk melakukan pembelian dan juga pembangunan dari Kampung Haji di Mekkah, di Mekkah,” ujar Rosan.
Baca juga: Presiden Gelar Rapat di Hambalang Bahas Kampung Haji hingga Pemulihan Bencana
Rosan menjelaskan, inisiatif tersebut berawal dari kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi pada Mei lalu, saat bertemu langsung dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).
“Waktu itu saya kebetulan mendampingi Bapak Presiden dan bertemu langsung dengan Royal Highness Crown Prince Mohammed bin Salman, dan beliau menyampaikan untuk kita sebagai muslim terbesar dunia ini mempunyai Kampung Haji atau Indonesian Village,” katanya.
Ia menyebut respons positif langsung diberikan oleh MBS pada hari yang sama.