Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala Staf Kogabwilhan III Ungkap Peran Nelayan Tradisional Jaga Perairan Papua

Kerja penjagaan kedaulatan di perairan Maluku dan Papua banyak dibantu oleh para nelayan tradisional.  

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kepala Staf Kogabwilhan III Ungkap Peran Nelayan Tradisional Jaga Perairan Papua
Dokumentasi Kogabwilhan III 
NELAYAN PERAIRAN PAPUA - Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TNI, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto saat memberi bantuan kepada para nelayan di Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, Senin (22/12/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TNI, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto menjelaskan kerja - kerja penjagaan kedaulatan di perairan Maluku dan Papua banyak dibantu oleh para nelayan tradisional.  

Para nelayan ini kerap melaut mencari ikan ke samudera lepas hingga perbatasan negara. 

Saat berlayar mereka acap kali memberi informasi kepada TNI jika mendapati adanya kapal asing yang mencoba masuk perairan Indonesia.

“Hampir sebagian besar nelayan sering singgah dan menginap di pulau-pulau terluar saat berlayar mencari ikan. Penakluk samudera ini selalu memberikan informasi kepada negara, apabila ada kapal asing yang mencoba masuk wilayah Indonesia,” kata Joko dalam keterangan yang diterima, Rabu (24/12/2025).

Bahkan kata Joko, para nelayan ini juga tak segan mengadang kapal - kapal berbendera asing yang berlayar masuk ke teritorial NKRI. Padahal mereka hanya bermodalkan mesin usang dan kapal reyot.

TNI menyanjung keberanian mereka yang turut berkontribusi dalam penjagaan wilayah perairan Indonesia.

“Dengan tekad kuat dan keberanian yang luar biasa meski bermodalkan mesin usang di kapal reyot miliknya, tidak sedikit nelayan kita yang melaut di tengah samudera hingga perbatasan negara, tegas menghadang bahkan mengusir kapal-kapal asing yang masuk kedalam teritorial NKRI,” terangnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

TNI juga mengimbau kepada seluruh nelayan khususnya di perairan Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, untuk senantiasa mengenakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, termasuk life vest atau jaket pelampung.

Mengingat, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon telah mengeluarkan peringatan dini soal potensi gelombang tinggi di penghujung tahun 2025.

“Kepada saudara-saudara kami para nelayan, mohon berhati-hati mengingat BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, telah mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku akhir tahun ini,” ucap Joko.

Guna menunjang keselamatan para nelayan ini, Kogabwilhan III memberikan jaket penumpang sekaligus sembako kepada mereka yang bermukim di sekitar perairan Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Joko menyebut bantuan jaket pelampung ini merupakan hibah dari pihak swasta, PT Position, untuk meningkatkan keselamatan nelayan saat melaut. 

Baca juga: Kogabwilhan III Gelar Kompetisi Menembak: Perkuat Solidaritas TNI, Polri dan Rakyat Papua

“Mewakili Pangkogabwilhan III, Bapak Letjen TNI Bambang Trisnohadi, kami sampaikan bantuan ini merupakan simbol perhatian negara terhadap keselamatan nelayan sekaligus dukungan sosial untuk masyarakat pesisir,” pungkas dia.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas