Ma’ruf Amin soal Pertemuan Petinggi PBNU: Konflik Mereda, Muktamar Finalnya
Ma’ruf Amin menilai pertemuan Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Gus Yahya berakhir damai dengan kesepakatan Muktamar sebagai solusi final
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Ma’ruf Amin menyebut pertemuan petinggi PBNU di Ponpes Lirboyo berlangsung akrab, penuh kekeluargaan dan menghasilkan keputusan yang bagus
- Kedua pihak sepakat mengakhiri konflik dan menjadikan Muktamar sebagai jalan keluar bersama
- Ma’ruf Amin menegaskan tak ada lagi konflik karena Rais Aam dan Gus Yahya akan bersama-sama menyiapkan Muktamar.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin bicara tentang pertemuan petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.
Ma’ruf Amin menyebut, pertemuan yang terjadi di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025) itu berakhir damai.
Pasalnya, baik Rais Aam ataupun Gus Yahya sama-sama duduk dengan kepala dingin.
Mereka terlihat akrab dan saling berinteraksi satu sama lain bersama para Mustasyar dan Syuriah PBNU.
Hasil pertemuannya, kedua belah pihak sama-sama mengakhiri konflik dan memilih Muktamar menjadi jalan keluar menyelesaikan masalahnya.
Ma’ruf Amin pun mengapresiasi niat baik kedua belah pihak yang sebelumnya diisukan saling serang.
"Pertemuan ini berakhir bagus. Ujungnya itu kan ada kesepakatan segera diadakan Muktamar yang tidak satu pihak, tapi bersama. Jadi finalnya adalah Muktamar."
"Mustasyar, kiai sepuh hanya memfasilitasi ke arah yang sama, menghilangkan konflik dengan menyelenggarakan muktamar. (Kini) sudah tidak ada konflik," kata Ma’ruf Amin di Ponpes Lirboyo, dalam tayangan Tribunnews.
Hasil pertemuan ini sama dengan kesepakatan dalam rapat sebelumnya, yang dihadiri jajaran pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) serta pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang digelar di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri.
"Kemarin juga di sini (Pesantren Lirboyo Kediri) mengarahnya, ujungnya Muktamar," jelas Ma'ruf Amin.
Adapun soal konflik antara Rais Aam dan Gus Yahya, Ma'ruf Amin menjelaskan keduanya sudah berbaikan.
Baca juga: Mahfud: Konflik PBNU Hanya Bisa Diselesaikan Lewat Muktamar, Kubu Gus Yahya-Kiai Miftah Harus Hadir
Terlebih nanti kedua pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk membuat panitia Muktamar.
"Tadi ada Rais Aam dan ketua Umumnya, nanti yang bentuk panitianya kan dua orang ini, kan berarti tidak ada konflik," kata Ma'ruf Amin.
Ia mengatakan, konflik sejatinya pasti ada namun bagaimana bermasa-sama mengembalikan tujuan untuk mencari solusi terbaik, itu yang harus dilakukan.
Baca tanpa iklan