Menko PMK Pratikno: 72 Jalan Nasional di Sumatra Kembali Berfungsi
Secara kerseluruhan, sebanyak 72 ruas dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah kembali berfungsi.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Satu bulan telah berlalu semenjak bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang 3 provinsi di Sumatra.
- Secara keseluruhan sebanyak 72 ruas dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah kembali berfungsi.
- Namun, 9 ruas lainnya masih dalam proses percepatan penanganan.
TRIBUNNEWS.COM - Satu bulan telah berlalu semenjak bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan, secara keseluruhan sebanyak 72 ruas dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah kembali berfungsi.
"Terkait dengan konektivitas dan transportasi secara keseluruhan, dari 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat itu sudah 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali berfungsi," tuturnya dalam konferensi pers daring, Kamis (25/12/2025).
Namun, 9 ruas lainnya masih dalam proses percepatan penanganan.
"Ini terus dipercepat pengerjaannya, tidak ada berhentinya, agar konektivitas dan distribusi logistik serta akses layanan darurat bisa semakin lancar," ucapnya.
Tak Ada Libur
Saat ini pemerintah terus bekerja untuk memulihkan daerah terdampak bencana.
Pratikno menyebut, tak ada libur untuk menangani bencana jelang pergantian tahun ini.
"Tidak ada libur, semuanya terus bekerja demi masyarakat, menolong masyarakat yang terdampak bencana," ujar Pratikno.
Ia menyatakan, berkat gotong royong semua pihak, sebanyak 12 kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah masuk ke transisi menuju fase pemulihan.
Namun, di Aceh masih ada 11 kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat.
"Tapi saat ini masih dibahas. Semua ini dilakukan untuk memastikan upaya tanggap darurat yang dibutuhkan oleh warga bisa terlaksana dengan maksimal dan agar daerah benar-benar siap masuk ke fase pemulihan," terangnya.
Baca juga: Sebut Banjir Bandang Sumatra sebagai Bencana Ekosistem, Ekonom: Bisa Sebabkan Pemiskinan Massal
Jumlah Korban
Pada Kamis kemarin, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengungkapkan update jumlah korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Abdul Muhari mengatakan, jumlah korban meninggal dunia bertambah enam orang sehingga totalnya mencapai 1.135 orang.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.