Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

500 Rumah Korban Bencana Sumatra Rampung Pekan Ini, Target 15 Ribu Unit 3 Bulan

500 rumah korban bencana Sumatera rampung pekan ini. Pemerintah targetkan 15 ribu unit selesai dalam 3 bulan, padahal 166 ribu rusak.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in 500 Rumah Korban Bencana Sumatra Rampung Pekan Ini, Target 15 Ribu Unit 3 Bulan
Istimewa
HUNIAN SEMENTARA - Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria meninjau langsung lahan untuk Pembangunan hunian sementara (Huntara) warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (23/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah percepat pembangunan hunian korban bencana, 500 unit siap dihuni pekan ini.
  • Target ambisius 15 ribu rumah rampung dalam tiga bulan ke depan.
  • Kebutuhan riil 166 ribu rumah rusak, gap besar masih harus ditangani.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah mempercepat pembangunan hunian bagi korban bencana di Sumatera dengan menargetkan 500 rumah rampung pekan ini dan 15 ribu unit selesai dalam tiga bulan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) dilakukan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Danantara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Berdasarkan hasil rapat koordinasi Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria, pemerintah menetapkan target pembangunan 25 ribu hunian. Dari jumlah itu, 15 ribu rumah dibangun Danantara melalui BUMN.

“Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan,” kata Teddy melalui keterangan tertulisnya, Minggu, (28/12/2025).

Dari jumlah tersebut, 500 rumah akan selesai pekan ini. Hunian dilengkapi fasilitas sanitasi air bersih, rumah ibadah, listrik, jaringan wifi, serta ruang anak-anak.

BNPB telah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sementara Kementerian Perumahan membangun hunian tetap di tiga provinsi, dengan 2.500 unit pertama rampung minggu lalu di lahan BUMN, dan 2.500 unit kedua akan dimulai awal minggu depan.

Kebutuhan vs Capaian

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pantauan Tribunnews di laman resmi BNPB per Minggu malam, 28 Desember 2025, jumlah rumah terdampak banjir dan longsor di Sumatera mencapai 166.071 unit.

Rinciannya adalah:

  • Rusak berat: 53.010 rumah → tidak layak huni, butuh hunian baru permanen
  • Rusak sedang: 41.866 rumah → masih berdiri, perlu renovasi besar
  • Rusak ringan: 71.195 rumah → butuh perbaikan ringan, sebagian masih bisa dihuni sementara

** Total: 166.071 unit

Angka ini menunjukkan kebutuhan hunian korban jauh lebih besar dibanding capaian pembangunan pemerintah saat ini, yakni 500 unit rampung pekan ini dan 15 ribu unit ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan.

Baca juga: Tenggelam di Pulau Padar Sejak Jumat, Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Belum Ditemukan

Kriteria Lokasi & Peran Daerah

Hunian sementara dan hunian tetap dibangun dengan memenuhi kriteria: bukan di lokasi rawan bencana, dekat dengan jalan besar, fasilitas umum, serta tempat kerja warga.

Teddy berharap pemerintah daerah aktif membantu penyediaan lahan dan proses relokasi.

Percepatan pembangunan hunian ini diharapkan mampu memulihkan kehidupan korban bencana banjir dan longsor di Sumatera, sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah dalam penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas