DPR Awasi Proyek Kampung Haji Indonesia, Minta Lokasinya Dekat Masjidil Haram
DPR awasi proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Lokasi diminta dekat Masjidil Haram, MUI beri catatan, jamaah sambut positif.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Acos Abdul Qodir
Skala ini menjadikan Kampung Haji Indonesia sebagai salah satu kompleks akomodasi terbesar yang pernah dimiliki Indonesia di luar negeri, sekaligus menegaskan ambisi pemerintah untuk menghadirkan layanan haji yang lebih terpusat dan efisien.
Baca juga: Calon Jemaah Haji Terdampak Banjir Sumatera Boleh Lunasi Bipih Sampai 9 Januari 2026
Akses Lewat Terowongan
Akses menuju Masjidil Haram akan semakin mudah dengan pembangunan Al-Hujun tunnel, terowongan yang dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Infrastruktur ini ditargetkan selesai pada 2026.
MUI Ingatkan Risiko
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, menilai proyek Kampung Haji Indonesia sebagai inovasi pelayanan haji yang berpotensi meningkatkan kualitas layanan.
Namun, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan yang hati-hati dan transparan agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Menurutnya, keberadaan Kampung Haji sah secara syariah sepanjang memenuhi prinsip maqāṣid al-syarī‘ah (tujuan syariah) dan dikelola dengan tata kelola yang baik.
Ia menyoroti risiko eksklusivitas jamaah Indonesia dari jamaah haji dunia serta potensi pemborosan anggaran jika tata kelola tidak akuntabel.
Danantara Janji Transparan
CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani menegaskan seluruh tahapan pengembangan akan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan Indonesia, sesuai perizinan dan tata kelola yang berlaku.
“Pengembangan akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent,” ujarnya.
Manfaat bagi Jamaah
Pengamat haji UIN Syarif Hidayatullah menilai proyek ini bisa menjawab keluhan klasik jamaah tentang akomodasi yang jauh dari Masjidil Haram. Jamaah lanjut usia diyakini akan sangat terbantu karena jarak lebih dekat dan fasilitas kesehatan tersedia.
Selain itu, Kementerian Agama menyebut jika Kampung Haji beroperasi penuh, biaya haji bisa ditekan karena layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi terpusat. Hal ini sejalan dengan harapan jamaah agar biaya lebih terjangkau.
Terobosan Layanan Haji
Proyek ini digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai terobosan pelayanan jemaah haji Indonesia. Kampung Haji dirancang sebagai kawasan terpadu dengan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas kesehatan.
Kampung Haji Indonesia memiliki luas 80 hektare, atau 2,5 kali lebih besar dari kawasan bisnis SCBD Jakarta. Pembangunan ditargetkan selesai tahun 2027 dan mulai digunakan pada 2028.
Rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan haji. Namun, catatan dari MUI soal tata kelola dan manfaat bagi jamaah menegaskan perlunya kajian mendalam agar proyek benar-benar membawa kemaslahatan bagi seluruh jamaah.
Baca tanpa iklan