Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggal 29 Desember Memperingati Hari Apa? Ada Hari Cello Internasional hingga Tick Tock Day

Mulai dari dunia musik hingga refleksi waktu menjelang pergantian tahun, tanggal 29 Desember memilik makna tersendiri bagi yang merayakannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Tanggal 29 Desember Memperingati Hari Apa? Ada Hari Cello Internasional hingga Tick Tock Day
aceh.kemenag.go.id
KALENDER 29 DESEMBER - Kalender Desember 2025 lengkap dengan weton Jawa dan penanggalan hijriah diunduh Senin (8/12/2025). Berikut rangkuman peringatan penting 29 Desember yang menarik untuk diketahui. 

Konstitusi Irlandia berakar pada tradisi demokrasi liberal, sehingga ratifikasinya dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah kenegaraan Irlandia dan layak untuk diperingati setiap tahun.

Baca juga: Apakah 2 Januari 2026 Libur Cuti Bersama Tahun Baru 2026? Cek Aturan SKB 3 Menteri Terbaru

Hari Kemerdekaan Mongolia

Tanggal 29 Desember juga menandai Hari Kemerdekaan Mongolia.

Sebelum merdeka, Mongolia berada di bawah kekuasaan Dinasti Qing dari Tiongkok dalam kurun waktu yang cukup lama.

Di bawah pemerintahan Qing, Mongolia menghadapi tantangan besar, terutama dalam mempertahankan budaya dan identitas nasionalnya yang perlahan tergerus oleh pengaruh Tiongkok.

Keinginan untuk merdeka semakin kuat memasuki abad ke-20.

Kesempatan tersebut muncul setelah Revolusi Xinhai pada Mei 1911 yang menggulingkan Dinasti Qing dan mendirikan Republik Tiongkok.

Dengan memanfaatkan kondisi Tiongkok yang tidak stabil, Mongolia akhirnya mendeklarasikan kemerdekaannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada 29 Desember 1911, Mongolia secara resmi menyatakan kemerdekaan dari Tiongkok.

Pemimpin spiritual umat Buddha Tibet kemudian diproklamasikan sebagai kepala negara dengan gelar Bogd Khan dari Mongolia.

Namun, kemerdekaan tersebut tidak berlangsung lama.

Tiongkok kembali menduduki wilayah Mongolia dan memaksa pemerintah setempat menandatangani dokumen yang menghilangkan status otonomi mereka.

Situasi ini mendorong campur tangan Bolshevik Rusia.

Dengan bantuan pasukan Soviet, Revolusi Mongolia Luar terjadi pada tahun 1921.

Setelah berhasil merebut kembali Ulaanbaatar, Mongolia kembali dinyatakan merdeka.

Periode 1921–1924 kemudian digunakan untuk membangun sistem pemerintahan baru.

(Tribunnews.com/Latifah)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas