Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Ayahwa, Bupati Aceh Utara Berani Sindir Prabowo, Eks Komandan GAM Protes Penanganan Bencana

Berikut profil  Ismail A Jalil alias Ayahwa, Bupati Aceh Utara yang jadi bahan perbincangan karena berani sindir Presiden Prabowo.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Nuryanti
zoom-in Profil Ayahwa, Bupati Aceh Utara Berani Sindir Prabowo, Eks Komandan GAM Protes Penanganan Bencana
Kanal YouTube TV Parlemen
PEMULIHAN BENCANA - Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil saat ikut Rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan kepala daerah, pada Selasa (30/12/2025). Berikut profilnya. 

Menurut Bupati Ayahwa sendiri, bencana kali ini jauh lebih besar dampaknya daripada tsunami Aceh 2004.

Menurutnya, tsunami hanya terdampak di wilayah pesisir saja.

"Maka saya bilang bencana di Aceh Utara lebih daripada tsunami. Karena dari hulu sampai ke hilir, rumah masyarakat semua hanyut," akunya.

Di akhir pernyataannya, Bupati Ayahwa menyindir pemerintah pusat yang tidak hadir di Aceh Utara.

"Pusat kayaknya tutup mata. Akibat kami tidak ada sinyal HP dan mati lampu. Makanya tidak viral. Mungkin itu alasan (pemerintah pusat) tidak hadir," kata dia.

Terlepas dari berita di atas, siapa sosok Bupati Ayahwa?

Baca juga: Depan Dasco, Bupati Aceh Utara Curhat Pernah Nangis-nangis Minta Pesawat Kirim Bantuan Korban Banjir

Profil Bupati Ayahwa

Dirangkum dari acehutara.go.id, Ayahwa lahir di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada 12 Juni 1979 silam.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia kini telah berusia 46 tahun.

Ayahwa menghabiskan masa kecil di tanah kelahirannya.

Dirinya menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri 15 Matang Serdang Tanah Jambo Aye (1986-1992).

Lalu lanjut di SMP Negeri 2 Tanah Jambo Aye (1992-1995).

Ayahwa kemudian memperdalam ilmu agama di Pondok Pendidikan Islam Darul Ulum Tanah Merah Kabupaten Bireuen (2001-2004).

Sedangkan di tingkat perguruan tinggi, dirinya memilih merantau ke Jawa.

Ia berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti (STIM) Bekasi (2006-2010).

Pada 2022, ia kembali ke Bireuen, Aceh dengan berkuliah di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI).

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas