Profil Ayahwa, Bupati Aceh Utara Berani Sindir Prabowo, Eks Komandan GAM Protes Penanganan Bencana
Berikut profil Ismail A Jalil alias Ayahwa, Bupati Aceh Utara yang jadi bahan perbincangan karena berani sindir Presiden Prabowo.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Nuryanti
Menurut Bupati Ayahwa sendiri, bencana kali ini jauh lebih besar dampaknya daripada tsunami Aceh 2004.
Menurutnya, tsunami hanya terdampak di wilayah pesisir saja.
"Maka saya bilang bencana di Aceh Utara lebih daripada tsunami. Karena dari hulu sampai ke hilir, rumah masyarakat semua hanyut," akunya.
Di akhir pernyataannya, Bupati Ayahwa menyindir pemerintah pusat yang tidak hadir di Aceh Utara.
"Pusat kayaknya tutup mata. Akibat kami tidak ada sinyal HP dan mati lampu. Makanya tidak viral. Mungkin itu alasan (pemerintah pusat) tidak hadir," kata dia.
Terlepas dari berita di atas, siapa sosok Bupati Ayahwa?
Baca juga: Depan Dasco, Bupati Aceh Utara Curhat Pernah Nangis-nangis Minta Pesawat Kirim Bantuan Korban Banjir
Profil Bupati Ayahwa
Dirangkum dari acehutara.go.id, Ayahwa lahir di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, pada 12 Juni 1979 silam.
Ia kini telah berusia 46 tahun.
Ayahwa menghabiskan masa kecil di tanah kelahirannya.
Dirinya menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri 15 Matang Serdang Tanah Jambo Aye (1986-1992).
Lalu lanjut di SMP Negeri 2 Tanah Jambo Aye (1992-1995).
Ayahwa kemudian memperdalam ilmu agama di Pondok Pendidikan Islam Darul Ulum Tanah Merah Kabupaten Bireuen (2001-2004).
Sedangkan di tingkat perguruan tinggi, dirinya memilih merantau ke Jawa.
Ia berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti (STIM) Bekasi (2006-2010).
Pada 2022, ia kembali ke Bireuen, Aceh dengan berkuliah di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI).
Baca tanpa iklan