Dokter Tifa Sarankan Jokowi Fokus Pemulihan di Luar Negeri daripada Mikir Polemik Ijazah
Dokter Tifa menyarankan Jokowi fokus menjalani pengobatan autoimun di luar negeri daripada terus memikirkan polemik ijazah
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Dokter Tifa menilai polemik ijazah Jokowi sudah selesai secara ilmiah dan tidak perlu lagi menguras energi serta dana negara.
- Ia mengklaim Jokowi mengalami penyakit autoimun sistemik yang berisiko memburuk jika hanya ditangani dengan pengobatan konvensional di dalam negeri.
- Dokter Tifa menganjurkan pemulihan di rumah sakit luar negeri dan menyerahkan urusan ijazah sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
TRIBUNNEWS.COM - Pegiat media sosial sekaligus dokter, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menyarankan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjalani pengobatan di luar negeri.
Alih-alih memikirkan polemik ijazah, Jokowi seharusnya memprioritaskan pemulihan kesehatannya.
Dalam pernyataannya di Twitter (X), Jumat (2/1/2026) dokter Tifa menilai, polemik ijazah Jokowi sejatinya telah selesai secara ilmiah dan sulit dibantah validitasnya.
Ia berpendapat, energi dan dana besar negara yang disebutnya mencapai ratusan triliun rupiah akan lebih bermanfaat apabila dialihkan untuk kepentingan kesehatan dibandingkan membiayai proses yang menurutnya tidak lagi substansial.
Dokter Tifa juga menyampaikan pandangannya terkait kondisi kesehatan Jokowi.
Berdasarkan analisis jarak jauh versi dirinya, ia menyebut, adanya indikasi penyakit autoimun sistemik yang dialami Jokowi.
Penyakit ini, kata dokter Tifa, berpotensi memburuk dan tidak akan tuntas jika hanya ditangani dengan metode pengobatan konvensional di dalam negeri.
Pihaknya mengaku, telah menelusuri sejumlah rumah sakit di luar negeri yang memiliki teknologi medis canggih serta dokter spesialis penyakit autoimun, di antaranya di Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman.
Dokter Tifa menganjurkan Jokowi menjalani masa pemulihan secara tenang di rumah sakit luar negeri tersebut tanpa terbebani persoalan ijazah.
Sebab, penggunaan steroid dosis tinggi dalam pengobatan yang diberikan dokter dalam negeri bisa berdampak panjang bagi Jokowi.
Resikonya pun dapat membahayakan organ vital seperti ginjal, jantung, hati, dan kelenjar limfe.
Baca juga: Mengenal Lupus, Penyakit Autoimun Pemilik Gejala Beragam Sulit Dikenali, Demam hingga Rambut Rontok
Terkait dokumen ijazah dan ratusan berkas lain yang saat ini berada di Polda Metro Jaya, Dokter Tifa menyarankan agar seluruh proses hukum diserahkan kepada aparat penegak hukum.
Menurutnya, Jokowi tidak perlu lagi terlibat langsung dalam polemik tersebut.
Berikut pernyataan dokter Tifa soal kesehatan Jokowi:
"Saran saya kepada Pak Jokowi.
Baca tanpa iklan