Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Tegaskan Persatuan Tak Harus Satu Barisan: PDIP Boleh di Luar Pemerintah

Prabowo menegaskan PDIP boleh di luar pemerintahan. Persatuan tak harus satu barisan, selama kerja sama tetap berjalan untuk rakyat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Prabowo Tegaskan Persatuan Tak Harus Satu Barisan: PDIP Boleh di Luar Pemerintah
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
PRABOWO PIDATO - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam puncak Perayaan Natal 2025 yang digelar di Tenis Indoor Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan PDIP boleh berada di luar pemerintahan karena persatuan nasional tidak harus diwujudkan dengan semua partai masuk kabinet. 
  • Ia menekankan kerja sama tetap bisa berjalan demi kepentingan bangsa. 
  • Prabowo juga menyatakan pemerintah melayani seluruh rakyat tanpa membedakan pilihan politik, serta menyampaikan permohonan maaf dan komitmen mengentaskan kemiskinan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pilihan politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk berada di luar pemerintahan tidak menjadi persoalan. Menurutnya, persatuan nasional tidak harus dimaknai seluruh kekuatan politik masuk ke dalam kabinet.

“Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah. Tidak. PDIP boleh di luar, boleh, tapi tetap kerja sama,” kata Prabowo saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2025).

Prabowo mencontohkan, kerja sama tetap bisa berjalan meski berada di luar pemerintahan. Salah satunya melalui dukungannya terhadap Pramono Anung, kader PDIP, dalam tugas-tugas kenegaraan.

Ia juga menyinggung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dijalankan di seluruh daerah, termasuk wilayah yang bukan basis pendukungnya pada Pilpres 2024. Pada pemilihan presiden lalu, Prabowo diketahui kalah di Sumatra Barat dan Aceh dari pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar.

“Apakah saya larang MBG sampai ke Aceh karena saya kalah di sana? Tidak. Karena sekarang saya bukan milik satu partai. Saya milik seluruh bangsa Indonesia,” tegasnya.

Baca juga: Prabowo Kritik Pakar yang Bicara Tanpa Dasar: Ngarang Itu!

Sampaikan Permohonan Maaf

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama ini terdapat perkataan atau sikapnya yang menyinggung perasaan pihak tertentu.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sebagai penutup, saya pribadi sebagai Prabowo Subianto dan sebagai Presiden Republik Indonesia, kalau ada kata-kata saya yang salah atau menyinggung perasaan siapa pun, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, niat dirinya bersama jajaran pemerintah semata-mata untuk bekerja demi kepentingan rakyat Indonesia, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan.

“Niat saya dan niat pembantu-pembantu saya tidak ada lain. Kami bekerja keras untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” ucapnya.

Ia juga menyinggung upaya pemerintah dalam mengurangi penderitaan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana.

“Kami bekerja keras mengurangi penderitaan dan kesulitan rakyat kita, apalagi sekarang di daerah-daerah bencana,” lanjut Prabowo.

Prabowo menyatakan optimistis bahwa kebijakan pemerintah saat ini berada di jalur yang benar.

“Percayalah, itulah niat kami. Kami sangat optimis dan percaya bahwa kami berada di jalan yang benar, di atas kebenaran dan keadilan, semata-mata untuk kebaikan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Wamenkokumham Imipas Otto Hasibuan, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Mensos Saifullah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri PKP Maruarar Sirait, serta Wamenag Romo Syafi’i.

Hadir pula Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas