3 Contoh Pidato Isra Miraj dengan Pembukaan, Isi, dan Penutup
Berikut 3 contoh pidato Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang lengkap, runtut, dan siap dibacakan di acara keagamaan.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
TRIBUNNEWS.COM - Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Momen ini sering diperingati oleh umat Islam melalui pengajian, ceramah, dan penyampaian pidato keagamaan di masjid, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.
Isra Mi’raj adalah perjalanan luar biasa yang dialami Rasulullah SAW dalam waktu satu malam.
Isra berarti perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan beliau dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha atau langit ketujuh.
Peristiwa agung ini menjadi bukti kebesaran Allah SWT dan keistimewaan Rasulullah SAW.
Dalam peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu, yang menjadi kewajiban utama umat Islam hingga saat ini.
Kisah perjalanan tersebut diabadikan dalam Surat Al-Isra ayat 1, yang menegaskan kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu.
Untuk memperingati momen tersebut, berikut 3 contoh pidato Isra Mi’raj yang panjang, runtut, dan mudah dipahami.
Contoh Pidato Isra Mi’raj 1
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, serta kesempatan untuk berkumpul dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah, peristiwa Isra Mi’raj bukanlah peristiwa biasa. Dalam satu malam, Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu dinaikkan ke Sidratul Muntaha. Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa kekuasaan Allah SWT tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
Makna paling penting dari Isra Mi’raj adalah turunnya perintah salat lima waktu. Salat bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan tiang agama dan sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Melalui salat, kita diajarkan kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam menjalani kehidupan.
Oleh karena itu, marilah kita jadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas salat kita, baik dari segi waktu, bacaan, maupun kekhusyukannya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh Pidato Isra Mi’raj 2
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.