VIDEO EKSKLUSIF KSP Qodari: Prabowo, Pemimpin Kompeten dengan Kepemimpinan Teruji
“Beliau ingin melihat rakyat Indonesia, khususnya yang menengah ke bawah, bisa tersenyum.”
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Setiap Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) mempekerjakan rata-rata 50 orang. Dan sejauh ini terdapat 20 ribu SPPG aktif,
“Lewat MBG saja sudah bisa diciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja — suatu angka yang sangat konkret dan luar biasa.”
Swasembada Beras dalam Satu Tahun
Sektor pertanian juga menorehkan capaian bersejarah. Indonesia mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun — jauh lebih cepat dari target empat tahun.
“Produksi kita 34,7 juta ton, kebutuhan 30 juta. Jadi melebihi kebutuhan,” ujar Qodari.
Pencapaian itu lahir dari reformasi besar-besaran, di sektor Pertanian.
“Menteri Pertanian menyederhanakan lebih dari 500 regulasi, termasuk 150 aturan soal pupuk. Hasilnya, efisiensi meningkat, harga stabil, dan Indonesia tak perlu impor beras,” tambahnya.
Bahkan, dampaknya terasa hingga ke pasar dunia. Harga beras dunia turun dari 660 dolar AS menjadi 360 dolar AS per ton.
“Artinya, Indonesia bukan hanya menyejahterakan petaninya sendiri, tapi juga berkontribusi pada stabilitas pangan dunia,” ucap Qodari.
Gerak Cepat di Tengah Bencana
Menjawab kritik terkait penanganan bencana di Sumatera, Qodari menegaskan, pemerintah justru bergerak cepat sejak hari pertama.
“Saya sendiri ikut menjemput Hercules pertama yang membawa bantuan ke Sumatera Barat. Pemerintah langsung kirim makanan, alat komunikasi, Starlink, perahu karet, sampai alat berat,” tuturnya.
Hasilnya, jembatan darurat yang biasanya butuh waktu sebulan, kini bisa selesai hanya dalam satu minggu.
“Biasanya bangun jembatan perlu sebulan, tapi kali ini bisa seminggu. Pemerintah bekerja siang malam bersama masyarakat.”
Presiden Prabowo disebut sangat tersentuh oleh kondisi anak-anak di wilayah terdampak.
Baca tanpa iklan