Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengintip Bersih-bersih Narkoba di Lapas Cipinang: Kepala hingga Kaki, Napi-Sipir Antre Tes Urine

Pengamanan berlapis di Lapas Cipinang, ribuan napi dan sipir jalani tes urine serentak. Semua diperiksa tanpa pandang bulu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengintip Bersih-bersih Narkoba di Lapas Cipinang: Kepala hingga Kaki, Napi-Sipir Antre Tes Urine
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
TES URINE LAPAS - Sejumlah narapidana (napi) duduk antre menjalani tes urine di dalam Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026). Tes ini dilakukan sebagai deteksi dini penyalahgunaan dan peredaran narkoba di dalam lapas.  

Beberapa menunduk sambil menggenggam botol kecil, sementara sipir yang ikut antre berusaha menjaga wibawa.

Pemandangan ini muncul ketika seorang narapidana dengan kursi roda didorong petugas menuju ruang pemeriksaan.

Tidak ada pengecualian, semua napi dan sipir ikut diperiksa.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS DKI Jakarta, Heri Azhari, menyebut ada sekitar 2.300 tahanan dan narapidana yang menjadi target pemeriksaan.

“Hari ini kita melaksanakan perintah Bapak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tanggal 6 Januari. Dari kemarin dengan hari ini masih proses,” ujarnya.

Hingga siang, tercatat 544 orang sudah menjalani tes urine.

Serentak di 25 Lapas

TES URINE LAPAS – Narapidana antre mengikuti tes urine di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026). Pemeriksaan ini digelar sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di dalam lapas.
TES URINE LAPAS – Narapidana antre mengikuti tes urine di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026). Pemeriksaan ini digelar sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di dalam lapas. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

Kasubdit Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, menjelaskan tes urine dilakukan serentak di 25 Lapas Narkotika seluruh Indonesia dengan target 23.197 tahanan dan narapidana.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kita sudah sering melakukan tes urine, tapi mengawali awal tahun ini kita ingin memastikan dan membangkitkan lagi bahwa kita zero narkoba,” katanya.

Rika menegaskan, tes urine juga menyasar seluruh petugas lapas.

“Kalaupun ada yang positif, kita akan cek apakah penyebabnya kesehatan. Kalau di luar kesehatan, kita tindak lanjuti sesuai aturan. Yang pasti kita tidak akan main-main,” tegasnya.

Ingin Bersih Narkoba Awal Tahun

Tes urine serentak ini digelar bertepatan dengan awal tahun, yang oleh Ditjen Pemasyarakatan dijadikan momentum untuk menegaskan kembali komitmen “zero narkoba” di lapas dan rutan.

Tradisi pemeriksaan di awal tahun dipandang sebagai evaluasi sekaligus pengingat bagi seluruh warga binaan dan petugas bahwa pengawasan akan terus diperketat.

Dengan cara ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada celah bagi peredaran narkoba di balik jeruji, sekaligus membangun budaya disiplin sejak hari pertama kalender berjalan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Usut Laporan Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono Buntut Stand Up Comedy Mens Rea

Napi Bahaya Dikirim ke Nusakambangan

Ditjen PAS menegaskan tidak memberi celah peredaran narkoba di dalam lapas.

Bukti keseriusan terlihat dari pemindahan 1.882 warga binaan berisiko tinggi ke Nusakambangan.

“Itu merupakan salah satu bukti bahwa kita serius membersihkan lapas dan rutan dari bahaya narkotik,” ujar Rika.

Tes urine serentak ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan pesan tegas bahwa lapas harus steril dari narkoba.

Ribuan napi dan sipir diperiksa tanpa pandang bulu, menegaskan komitmen negara menjaga penjara tetap bersih dan aman.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas