Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Ungkap Cita-Citanya: Kemiskinan Ekstrem Hilang pada 2029

Prabowo Subianto mengungkapkan cita-citanya pada akhir masa jabatannya sebagai Presiden RI pada 2029 mendatang, yaitu mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Prabowo Ungkap Cita-Citanya: Kemiskinan Ekstrem Hilang pada 2029
Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden
PRESIDEN PRABOWO - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi di Indonesia secara serentak, dengan acara pusat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). 

"Kita bisa mengatasi, dan kita bisa menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia." 

"Cadangan beras kita di gudang pemerintah hari ini tertinggi selama sejarah Republik Indonesia," tuturnya.

Prabowo Tahan Air Mata

Presiden Prabowo Subianto sempat menahan air mata saat menyaksikan langsung prestasi para murid Sekolah Rakyat dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku terharu melihat kemampuan dan pencapaian siswa-siswi yang baru enam bulan menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

“Saya cukup bahagia, cukup besar hati. Saya terharu sebetulnya melihat dampak daripada upaya kita,” ujar Prabowo.

Ia kemudian menyampaikan kekagumannya terhadap murid-murid yang mampu tampil dalam berbagai kompetisi akademik hingga kesenian. Bahkan, Prabowo mengatakan sempat kesulitan menahan emosi karena bangga.

Rekomendasi Untuk Anda

“Mudah-mudahan kamera nggak menuju ke saya tadi, sulit saya tahan air mata juga itu,” ungkapnya.

Prabowo menyebut beberapa murid sudah menjadi juara olimpiade, tampil berpidato dalam berbagai bahasa, hingga menunjukkan kemampuan baris-berbaris yang membuatnya terkesan.

“Saya terkesima hari ini, terus terang saja, terkesima,” katanya.

Presiden juga menilai keberhasilan itu lahir dari kerja keras seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pendirian Sekolah Rakyat, serta upaya bersama meningkatkan pemerataan pendidikan.

Ia menegaskan tujuan program ini adalah mengangkat derajat anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki akses pendidikan terbaik.

“Kita bikin sekolah terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan,” jelasnya.

Menurutnya, pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem. Karena itu, ia berkomitmen memperluas jumlah Sekolah Rakyat hingga 500 kampus pada 2029 dengan target total 500 ribu murid.

“Saya tergerak, teringat bayangkan kalau waktu itu kita tidak ambil sikap yang berani. Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim,” tandasnya.

(Tribunnews.com/Deni)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas