Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Reformasi Budaya Polri Dinilai Bakal Terwujud di Tahun 2026

Optimisme terhadap transformasi budaya Polri bisa terwujud di tahun 2026 ini mendapat reaksi dari kalangan masyarakat.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Reformasi Budaya Polri Dinilai Bakal Terwujud di Tahun 2026
Istimewa
SURVEI REFORMASI POLRI - Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas berbicara pada  launching hasil survei bertajuk 'Survei Nasional Optimisme Publik terhadap Transformasi Budaya Polri' di Jakarta, Senin (12/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Transformasi budaya Polri diyakini bisa terwujud di tahun 2026 setelah mengacu pada reaksi masyarakat dan hasil survei serta keberanian Kapolri melakukan koreksi internal
  • Polri diharapkan terus melakukan perbaikan dalam penerapan hukum dalam menentukan waktu penanganan perkara agar masyarakat semakin percaya dan optimis terkait dengan transformasi Polri.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Optimisme terhadap transformasi budaya Polri bisa terwujud di tahun 2026 ini mendapat reaksi dari kalangan masyarakat.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas mengatakan setidaknya itu tercermin dari hasil survei yang dilakukan belum lama ini.

Selain itu Tim Transformasi Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperlihatkan keberanian Polri untuk melakukan koreksi internal. 

"Dapat dilihat bagaimana Polri menertibkan anggotanya yang melakukan pelanggaran. Transparansi tata kelola dan juga modernisasi pelayanan juga menjadi perhatian dari responden ketika melihat keseriusan polri melakukan transformasi," tutur dia  dalam launching hasil survei bertajuk 'Survei Nasional Optimisme Publik terhadap Transformasi Budaya Polri' di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Menurutnya perlu bagi Polri untuk melakukan perbaikan dalam penerapan hukum dalam menentukan waktu penanganan perkara agar masyarakat semakin percaya dan optimis terkait dengan transformasi Polri.

Rekomendasi Untuk Anda

Hasil survei terbaru lembaga Rumah Politik Indonesia (RPI) menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia optimistis bahwa reformasi budaya Polri bakal terjadi di Tahun 2026.

Model kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan agenda Presis (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), telah menempatkan transformasi budaya organisasi sebagai fondasi utama, melengkapi reformasi struktural dan operasional, guna membangun Polri yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

"Berdasarkan hasil survei terbaru yang kami lakukan, mayoritas publik mengaku optimis transformasi budaya Polri akan terjadi di Tahun 2026. Pandangan dan pengalaman masyarakat sebagai penerima langsung layanan kepolisian merupakan indikator penting untuk menilai perubahan budaya tersebut dirasakan, diterima, dan dianggap berkelanjutan," ujar Fernando dalam konferensi pers tersebut.

Dari hasil survei tersebut, sebanyak 76,2 persen mengaku optimistis (cukup optimis/optimis/sangat optimis) transformasi Polri terjadi di Tahun 2026.

Sedangkan sebesar 19,9 persen responden menjawab kurang optimis, dan sebesar 3,9 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Mayoritas publik atau sekitar 67,8 persen, kata Fernando juga mengakui optimis Polri bakal memiliki keberanian mengoreksi internal di Tahun 2026.

Lalu, sebesar 22,2 persen responden menjawab kurang optimis soal keberanian Polri dan sebesar 10 persen
responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.

Selain itu, survei RPI ini juga menunjukkan fakta-fakta positif soal langkah Polri di Tahun 2026, yakni:

Sebanyak 72,2 persen publik optimis akan terjadi pergeseran signifikan budaya militeristik ke civilian policing dalam Polri 69,2 persen publik optimis Polri berorientasi pada pelayanan publik, bukan kekuasaan 75,9 persen publik optimis kepemimpinan Polri akan menjadi teladan dan role model 65,6 persen, publik optimis Polri responsif terhadap penanganan kejahatan siber, transnasional, dan kejahatan modern selama ini.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas