Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Solidaritas Antar Provinsi: Sumsel Kirim Sembako untuk Korban Banjir Aceh

Pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan menyalurkan bantuan sembako ke korban banjir Aceh Tamiang, meringankan beban pascabencana.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Solidaritas Antar Provinsi: Sumsel Kirim Sembako untuk Korban Banjir Aceh
Tribunnews.com/ISTIMEWA
BENCANA ACEH TAMIANG - Banjir bandang lumpuhkan Aceh Tamiang, akses hanya bisa ditembus perjalanan darat lima hari jalur terputus. 
Ringkasan Berita:
  • Sumsel kirim sembako bantu korban banjir bandang Aceh Tamiang.
  • Warga terdampak banjir masih membutuhkan bantuan dan kebutuhan dasar.
  • Bantuan antarprovinsi hadirkan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah dan masyarakat Sumatera Selatan bersama TNI menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar ke warga terdampak banjir bandang Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sebagai bentuk kepedulian pascabencana.

Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah terdampak parah banjir bandang dan tanah longsor pada 26 November 2025.

Meski air telah surut, dampak bencana masih dirasakan, dan warga korban memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama TNI dan masyarakat setempat menyalurkan sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan sanitasi, dan kebutuhan dasar lainnya untuk membantu pemenuhan kebutuhan warga pascabanjir.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Tarmizi, melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Roman Syahputra, menyatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata antarprovinsi.

“Bantuan dari masyarakat Sumatera Selatan diharapkan dapat membantu warga Aceh agar segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa,” kata Roman, Minggu (18/1/2026).
 
Bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, mewakili pemerintah daerah. Roman menambahkan, bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan memberikan dukungan praktis dalam pemulihan pascabanjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumatera Selatan yang telah berpartisipasi. Bantuan ini telah diterima langsung oleh Wakil Bupati,” ujarnya.

Baca juga: “Jalan Dulu Ya Pak” — Pamitan Terakhir Deden Maulana Sebelum Pesawat ATR Hilang

1.190 Nyawa Warga Melayang

Rekomendasi Untuk Anda

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Minggu (18/1/2026), banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada akhir November hingga awal Desember 2025, telah menelan 1.190 korban jiwa.

Sebanyak 141 orang masih dilaporkan hilang, sementara total penduduk terdampak yang berada di lokasi pengungsian mencapai sekitar 131.500 jiwa, tersebar di 53 kabupaten/kota.

Selain korban jiwa, bencana ini juga berdampak pada fasilitas publik. Fasilitas kesehatan tercatat 215 unit mengalami kerusakan, fasilitas pendidikan 3.188 unit, rumah ibadah 803 unit, jembatan 787 unit, dan jalan 2.057 unit terdampak.

Data ini menggambarkan luasnya dampak yang dirasakan warga, mulai dari kehilangan anggota keluarga, harta benda, hingga gangguan pada akses layanan dasar dan pendidikan.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas