Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sikap Partai Gerakan Rakyat: Tolak Pilkada via DPRD, Dukung Anies Jadi Presiden

Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sikap Partai Gerakan Rakyat: Tolak Pilkada via DPRD, Dukung Anies Jadi Presiden
Tangkapan Layar YouTube Gerakan Rakyat
PARTAI GERAKAN RAKYAT - Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026). Dalam Rakernas itu, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031. 

Ringkasan Berita:
  • Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
  • Gerakan Rakyat menolak Pilkada melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
  • Selain itu, mendukung mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai Presiden RI pada masa yang akan datang.

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Dalam Rakernas itu, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid mengungkapkan sikap partainya, yaitu menolak Pilkada melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan mendukung mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai Presiden RI pada masa yang akan datang.

Tolak Pilkada via DPRD

Awalnya, Sahrin Hamid menyatakan bahwa demokrasi menjadi agenda perjuangan Partai Gerakan Rakyat 

"Demokrasi menjadi agenda perjuangan kita bahwa demokrasi pemilihan langsung adalah bagian dari agenda reformasi." 

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan mandat yang diberikan kepada DPRD adalah fungsi legislasi, fungsi budgeting, fungsi monitoring," ujar Sahrin dalam pidatonya, dilansir tayangan YouTube Gerakan Rakyat, Minggu.

Ia menyebut, warga belum pernah menyerahkan kedaulatannya agar DPRD memilih kepala daerah.

Oleh karena itu, secara tegas Partai Gerakan Rakyat menolak wacana Pilkada melalui DPRD.

"Rakyat belum pernah menyerahkan kedaulatannya untuk segera memilih kepala daerah kepada DPRD." 

"Oleh karena itu, secara tegas gerakan rakyat sebagai partai politik menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD," tegasnya.

Sebagai informasi, ada enam fraksi di DPR yang menyatakan dukungan Pilkada melalui DPRD, yakni Fraksi Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PAN, dan Demokrat.

Baca juga: Profil Sahrin Hamid, Orang Dekat Anies Jadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat

Sementara itu, yang secara tegas menolak Pilkada lewat DPRD adalah PDI Perjuangan (PDIP).

Dukung Anies Jadi Presiden

Gerakan Rakyat berharap agar Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia pada masa mendatang. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas