Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Daftar dan Sosok Pilot hingga Pramugari Korban Pesawat ATR 42-500

Sosok pilot dan dua pramugari korban pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang jatuh di Gunung Bulusaurung perbatasan Pangkep-Maros.   

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Daftar dan Sosok Pilot hingga Pramugari Korban Pesawat ATR 42-500
Tribunnews.com/TribunMedan/ist/instagram/olen.flw/youtube/KompasTV
DAFTAR PILOT DAN PAMUGARI - Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Pramugari ATR 42-500 bernama Florencia Lolita Wibisono dan pramugari Esther Aprilita Sianipar. 

‎Meski demikian, pihak keluarga hingga kini masih menunggu perkembangan informasi resmi terkait keberadaan Olen, seiring proses pencarian yang masih berlangsung.

‎“Kami tetap berharap Olen bisa segera ditemukan,” ucap Yanti.

‎Diketahui, Florencia Lolita Wibisono saat ini berusia 32 tahun.

‎Ia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dalam keluarganya.

 

4. Pramugari Esther Aprilita Sianipar

Pramugari Pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita Sianipar termasuk korban dalam insiden pesawat jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan pada sabtu (17/1/2026) kemarin. 

Esther merupakan warga Bukit Rancamaya, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. 

Pramugari Esther Aprilita Sianipar. Keduanya adalah korban pesawat pesawat ATR 42-500 yang diduga jatuh di Kabupate Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Pramugari Esther Aprilita Sianipar. Keduanya adalah korban pesawat pesawat ATR 42-500 yang diduga jatuh di Kabupate Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). (Tribunnews.com/TribunTrend/HO)
Rekomendasi Untuk Anda

Melansir dari Tribunnews.com, Minggu (18/1/2025) Ayah Esther Aprilita Sianipar, Adi Sianipar, mengungkapkan komunikasi terakhir yang ia lakukan dengan sang putri tercinta.

Adi menyebut, dirinya sempat mengirim pesan lewat aplikasi percakapan WhatsApp kepada Esther pada Sabtu (17/1/2026) siang kemarin, sekitar pukul 12.00.

Akan tetapi, pesan tersebut tidak berbalas.

"Terakhir berkomunikasi, kemarin saya jam 12 WA [WhatsApp] dia, karena saya lagi di Jakarta, dia kan kos di Jakarta, jadi saya mau jemput dia kalau mau pulang," kata Adi.

"Ternyata, jam 12 itu nggak ada balasan dari dia. HP-nya sudah nggak aktif," lanjutnya.

 

Captain Sukardi Selamat

Tragedi ini sempat diwarnai simpang siur informasi terkait jumlah penumpang dan awak yang berada di dalam pesawat.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa terdapat 11 orang yang ikut dalam penerbangan tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas