Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keluarga Deden Maulana ke Makassar, Lengkapi Data Antemortem Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

Polri kumpulkan data antemortem keluarga korban ATR 42-500 di Bulusaraung, identifikasi masih menunggu evakuasi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Keluarga Deden Maulana ke Makassar, Lengkapi Data Antemortem Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
PESAWAT KKP HILANG KONTAK - Mukhsin, ayah dari Deden Maulana seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) yang menjadi salah satu korban dari insiden pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak dan jatuh di pegunungan Bulusaraung perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) lalu. Saat ditemui di kediaman Deden Maulana di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Mukhsin menunjukkan foto Deden bersama keluarga. 

Ringkasan Berita:
  • Polri melalui tim DVI mulai mengumpulkan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel. 
  • Hingga kini delapan keluarga telah menyerahkan dokumen, foto, dan sampel DNA untuk mendukung identifikasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Keluarga Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk menyerahkan data antemortem kepada tim DVI Polri sebagai bagian dari proses identifikasi.

Polri mulai mengumpulkan data pembanding para keluarga korban pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak dan jatuh di Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.

Keluarga Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) yang menjadi salah satu korban dari insiden tersebut juga turut memberikan data pembanding, Antemortem untuk kegunaan identifikasi Deden nantinya apabila diperlukan.

Antemortem adalah pemeriksaan yang dilakukan sebelum kematian terjadi, digunakan dalam identifikasi jenazah seperti halnya melihat ciri-ciri fisik, sidik jari, DNA dari keluarga.

Ayahanda dari Deden Maulana, Mukhsin Rifai menyatakan, adik kandung dari Deden malam tadi sudah bertolak ke Makassar untuk memberikan data pembanding tersebut.

"Adik Deden dan menantu saya tadi malam pergi ke Makassar," kata Mukhsin kepada awak media saat ditemui di Kediaman Deden Maulana, di Jalan Mesir II Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya saja, hingga siang ini, Mukhsin menyebut belum ada perkembangan apapun soal keberadaan Deden Maulana.

"Sampai saat ini belum ada beritanya, belum ada kabarnya," kata dia. 

Pihak keluarga kata Mukhsin, sudah menyerahkan beberapa data untuk nantinya mendukung proses identifikasi Deden.

Beberapa di antaranya yakni foto Deden tersenyum tampak gigi, ijazah Deden, Kartu Keluarga (KK) Deden, hingga informasi perihal pakaian terakhir yang digunakan.

"Cuma yang barusan, dia itu menelepon minta dikirim data- datanya Deden Maulana. Di antaranya ijazah, kk, dan tanda-tanda di badan, dan baju yang dipakai. Foto yang lagi tersenyum katanya, yang kelihatan gigi. Itu aja yang dimintanya," ucap Mukhsin.

Tak hanya itu, sebelumnya sang ibunda Deden juga dipastikan telah diminta sampel DNA berupa rambut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Nantinya seluruh sampel yang diserahkan tersebut akan menguatkan proses identifikasi terhadap Deden apabila sudah ditemukan.

"Jadi yang diminta diantaranya, satu itu kemarin rambut ibunya dibawa," tandas Mukhsin.

Baca juga: “Jalan Dulu Ya Pak” — Pamitan Terakhir Deden Maulana Sebelum Pesawat ATR Hilang

Polda Sulsel Kumpulkan Data Antemortem 8 Keluarga Korban ATR 42-500

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mengumpulkan data antemortem dari keluarga penumpang pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport (IAT) yang diduga mengalami kecelakaan di kawasan Puncak Bulusaraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas