Kepala BGN: 2.080 Pegawai SPPG Sudah Resmi Jadi ASN per Juli 2025
Kepala BNG Dadan Hindayana menyebut, ribuan pegawai tersebut telah resmi diangkat sejak pertengahan tahun lalu.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan sebanyak 2.080 pegawai hasil rekrutmen tahap pertama telah resmi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Dadan menyebut, ribuan pegawai tersebut telah resmi diangkat sejak pertengahan tahun lalu
- Dadan juga melaporkan progres seleksi Tahap 2 yang melibatkan jumlah lebih besar, yakni 32.000 orang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan sebanyak 2.080 pegawai hasil rekrutmen tahap pertama telah resmi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dadan menyebut, ribuan pegawai tersebut telah resmi diangkat sejak pertengahan tahun lalu.
Baca juga: Kepala BGN Klaim Bangunan SPPG Tak Gunakan Uang Negara, Berada di Ruko Hingga Showroom Mobil
"Jadi kami sudah melakukan rekrutmen dan tes untuk PPPK tahap 1 sebanyak 2.080 yang sudah menjadi ASN terhitung mulai tanggal 1 Juli 2025," kata Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (20/1/2026).
Selain angkatan pertama, Dadan juga melaporkan progres seleksi Tahap 2 yang melibatkan jumlah lebih besar, yakni 32.000 orang.
Dari jumlah tersebut, mayoritas formasi diisi oleh 31.250 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program Sarjana Penggerak. Sisanya, sebanyak 750 formasi jalur umum diisi oleh 375 akuntan dan 375 tenaga gizi.
Saat ini, para peserta lulus seleksi Tahap 2 tersebut telah melewati tes Computer Assisted Test (CAT) dan sedang merampungkan administrasi akhir.
"Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan nomor induk PPPK diperkirakan mereka akan jadi PPPK mulai pada 1 Februari 2026," ujarnya.
Baca juga: BGN Akui Masih Ada Pelanggaran SOP di Program MBG, Targetkan Zero Accident
Ke depan, BGN berencana kembali membuka rekrutmen Tahap 3 dan 4 untuk umum. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dengan rencana kuota masing-masing tahap sebanyak 32.460 formasi.
"Kami juga sudah melalukan koordinasi dengan Kemenpan-RB untuk melakukan seleksi tahap 3 dan 4 juga akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 3.2460," ungkap Dadan.