Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bertemu PM Inggris Starmer, Prabowo: Partnership Ini akan Untungkan Kedua Belah Pihak

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia menganggap Inggris sebagai partner strategis dalam bidang ekonomi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bertemu PM Inggris Starmer, Prabowo: Partnership Ini akan Untungkan Kedua Belah Pihak
Sekretariat Presiden
KUNJUNGAN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026). Ia akan menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dalam lawatannya ke ke London. 

Selain bertemu PM Starmer, Prabowo juga dijadwalkan bertemu Raja Charles III dan juga jajaran wakil rektor dari universitas terkemuka di Inggris.

Prabowo juga akan bertemu para pelaku usaha Inggris dan pengusaha Indonesia.

Kerja Sama Maritim

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, satu kerja sama yang akan ditandatangani dalam kunjungan Prabowo ke Inggris adalah kerja sama maritim.

"Beberapa agenda yang menjadi pokok pembahasan Bapak Presiden dalam lawatan kali ini adalah yang pertama, berkenaan dengan beliau akan menandatangani Maritime Partnership di kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita," katanya.

Selain itu, rencananya dalam pertemuan dengan Raja Charles III, Presiden Prabowo akan membahas konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh.

Menurut dia, sekitar 8 bulan yang lalu, Presiden telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yakni itu atas kerja sama dengan Raja Charles," katanya.

Sementara itu dalam rencana pertemuan dengan Wakil Rektor sejumlah Universitas terkemuka di Inggris, Presiden akan membahas mengenai kemungkinan membuka kampus baru di Indonesia.

"Sebagaimana yang di dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan, untuk mengejar ketertinggalan kita di beberapa bidang; di antaranya tentu bidang teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk bidang kedokteran," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Deni/Taufik)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas