Kata Gerindra soal Independensi BI setelah Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut, pengusulan nama Thomas Djiwandono merupakan pilihan dari Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Penulis:
Rizkianingtyas Tiarasari
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Nama Wakil Menteri Keuangan RI Thomas Djiwandono alias Tommy masuk bursa calon Deputi Gubernur BI.
- Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai independensi BI, sebab Thomas merupakan keponakan Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus anggota Partai Gerindra.
- Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pun membantah spekulasi adanya intervensi dari Presiden RI Prabowo Subianto di balik pengusulan nama Tommy.
TRIBUNNEWS.COM - Ketua Harian Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) Sufmi Dasco Ahmad memberi tanggapan mengenai independensi Bank Indonesia (BI) setelah Wakil Menteri Keuangan RI Thomas Djiwandono masuk bursa calon Deputi Gubernur BI.
Nama Thomas masuk Surat Presiden (Surpres) yang dilayangkan Presiden RI Prabowo Subianto kepada Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR) mengenai nama-nama calon Deputi Gubernur BI untuk menggantikan Juda Agung.
Juda Agung sendiri terkonfirmasi mengundurkan diri dari jabatan Deputi Gubernur BI per Selasa (13/1/2026).
Ada tiga nama dalam Surpres Prabowo ke DPR:
- Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan
- Dicky Kartikoyono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI
- Solikin M Juhro, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI
Setelah menerima Surpres, DPR RI nantinya akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para kandidat Deputi Gubernur BI pada Jumat (23/1/2026) dan Senin (26/1/2026).
Adapun Deputi Gubernur BI memiliki peran yang sangat strategis dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan ekonomi makro, salah satunya menetapkan suku bunga acuan yang bertujuan mengendalikan inflasi.
Namun, kemunculan nama Thomas Djiwandono memancing pertanyaan mengenai independensi Bank Sentral RI.
Sebab, statusnya adalah anggota Partai Gerindra, partai yang didirikan pada 6 Februari 2008 dan dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Selain itu, hubungan keluarga Thomas dengan Prabowo juga disorot.
Thomas Djiwandono adalah keponakan Prabowo Subianto. Ia adalah anak kakak Prabowo, yakni Biantiningsih Djiwandono Sigar yang menikah dengan Sudrajad Djiwandono.
Baca juga: Fakta-fakta Thomas Djiwandono Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Disebut Bukan Usulan Prabowo
Sudrajad Djiwandono sendiri pernah jadi Gubernur BI era Soeharto, tetapi pernah ditetapkan menjadi salah satu tersangka dalam skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada 2002 silam.
Kata Partai Gerindra
Dasco menilai, independensi BI tidak akan terpengaruh, sebab pengusulan nama Thomas Djiwandono sendiri merupakan pilihan dari Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Ia juga membantah spekulasi adanya intervensi dari Presiden RI Prabowo Subianto di balik pengusulan nama Tommy, panggilan akrab Thomas Djiwandono.
Hal ini disampaikan Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026) hari ini.
Baca tanpa iklan