Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mahfud MD Puji Prabowo Tak Intervensi OTT Bupati Pati dan Wali Kota Madiun

Mahfud MD Puji KPK OTT Bupati Pati dan Bupati Madiun, selain itu Mahfud juga hormat Presien Prabowo Subianto tidak mengintervensi perkara ini

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti
zoom-in Mahfud MD Puji Prabowo Tak Intervensi OTT Bupati Pati dan Wali Kota Madiun
YouTube Mahfud MD Official
BUPATI PATI SUDEWO - Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD, mengomentari soal kasus Bupati Pati Sudewo dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (20/01/2026). 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD, mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mulai aktif mengungkap kasus-kasus pejabat setingkat kepala daerah di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Teranyar, KPK mengusut dugaan korupsi berupa pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa/jual-beli jabatan yang diduga dilakukan oleh Bupati Pati periode 2025–2030, Sudewo,

KPK juga mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam perkara dugaan korupsi yang melibatkan pemerasan dana CSR dan fee proyek serta gratifikasi selama masa jabatannya. 

Keduanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Dalam kasus ini, Mahfud MD mengapresiasi langkah KPK yang telah berani mengusut perkara sekelas kepala daerah setelah sebelumnya mengusut perkara tingkat pejabat kementerian, yakni Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

"Pertama saya melihat ada kemajuan dan saya salut, KPK ini bagus. Artinya dia sulit masuk ke hal-hal besar, dulu, tetapi dia terus bekerja di arena-arena yang orang tidak terlalu banyak memperhatikan, pemerintah daerah dan sehari bisa dua loh (yang ditangkap). Tidak mudah itu operasi tangkap tangan (OTT). Artinya kerjanya serius kan," kata Mahfud dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (20/01/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

OTT itu artinya tangkap tangan ketika sedang melakukan tindak pidana atau sesaat sesudah terjadi tindak pidana.

"Atau ada saksi yang sangat menguatkan lalu dia tiba-tiba waktunya sudah lewat bisa di OTT juga kayak gubernur Sulawesi Selatan itu kan sudah beberapa hari, disebut OTT juga," terang Mahfud.

Mahfud menilai KPK telah mulai aktif merambah ke Liga Dua setelah sebelumnya masuk ke Liga Utama.

Ia berharap, KPK juga kembali aktif merambah kasus-kasus yang menyeret pejabat setingkat provinsi.

"Liga duanya sudah mulai aktif ini, bupati-bupati sudah banyak yang pada takut. Bagus itu KPK, cari terus itu (bupati korupsi, kalau bisa) gubernur. Agar negara ini bagus," ujar Mahfud.

Baca juga: Profil Atik Kusdarwati Istri Bupati Sudewo yang Ditangkap KPK: Gagal di Pileg, Jabat Ketua PMI

Menurutnya, ini merupakan prestasi KPK karena memang sudah lama ada keluhan masuk dari masyarakat soal tindak pidana ini.

"Kita anggap KPK ini bagus ke Liga Utama sudah mulai masuk yaitu ke Kemenag sudah disentuh lalu yang di daerah-daerah ini dicari terus dan menurut saya bagus karena hampir semua keluhan ya banyaklah, sangat banyak keluhan bahwa di pemerintahan daerah terjadi hal-hal seperti itu."

"Penghimpunan dana dari dinas-dinas, bahkan sejak dulu kan orang kalau dinas bayar sekian mau kepala dinas suruh setor sekian. Itu dulu kan banyak begitu," terang mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan itu.

Selain mengapresiasi KPK, Mahfud juga menaruh rasa hormat kepada Presiden Prabowo Subianto karena tidak mengintervensi perkara ini.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas