Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kubu Pakubuwono XIV & Keluarga Temui Dasco di DPR, Minta Arahan terkait Prahara Keraton Solo

Kubu Pakubuwono (PB) XIV Gusti Purbaya menemui Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk meminta masukan terkait prahara Keraton Surakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kubu Pakubuwono XIV & Keluarga Temui Dasco di DPR, Minta Arahan terkait Prahara Keraton Solo
Tribunnews.com/Fersianus Waku
PAKUBUWONO KERATON SOLO - Kubu Pakubuwono (PB) XIV Gusti Purbaya beserta keluarga mendatangi kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk menemui Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Fersianus Waku) 

"Yang pastinya arahannya ke depannya agar semuanya bisa diajak bekerja sama-sama, bareng-bareng, rukun kemudian mengembangkan keraton bersama-sama," imbuhnya.

Duduk Perkara Konflik Keraton Solo

  • Kisruh internal di Keraton Surakarta berawal dari wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwana XIII pada 2 November 2025.
  • Pada 5 November 2025 putra bungsu Sri Susuhunan Pakubuwana XIII dari permaisuri, KGPAA Hamangkunegoro atau yang dikenal sebagai Gusti Purbaya mengikrarkan diri sebagai Pakubuwana XIV.
  • Pada 13 November 2025, Lembaga Dewan Adat (LDA) yang dipimpin GKR Wandansari menobatkan putra laki-laki tertua Pakubuwana XIII, yakni KGPH Mangkubumi atau GPH Hangabehi sebagai Pakubuwana XIV.
  • 15 November 2025, Gusti Purbaya menggelar upacara Jumenengan atau penobatan resmi di lingkungan Keraton Solo meskipun mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
  • Pada 17 Januari 2026 pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) mengganti sejumlah gembok pintu utama keraton, termasuk di Kori Gajahan. Pihak LDA menuding kubu Gusti Purbaya merusak gembok lama secara paksa hingga membuat akses di keraton menjadi terbatas.
  • Pada 18 Januari 2026, rombongan LDA berusaha membuka pintu Kori Gajahan dengan menggunakan tangga untuk keperluan acara resmi kementerian. Hal tersebut aksi saling dorong dan adu mulut pendukung Gusti Purbaya dan pendukung Hangabehi.
  •  
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas