Profil Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, Wakapolda Kaltim yang Baru, Eks Dirtindak Densus 88
Berikut ini profil dan sepak terjang Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, kini jabat Wakapolda Kalimantan Timur (Kaltim)
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo resmi menjabat Wakapolda Kaltim.
- Perwira lulusan Akpol 1992 ini memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan penanggulangan terorisme, termasuk berkarier di Densus 88 Antiteror Polri.
- Ia ernah menjabat Kasatgaswil Papua–Papua Barat dan Kaden 88 Polda Sulawesi Tengah.
TRIBUNNEWS.COM - Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Adrianto Jossy Kusumo mengemban jabatan baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Wakapolda Kaltim).
Dirinya telah mengikuti serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Sabtu (17/1/2026).
Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengutip polri.go.id.
Brigjen Pol Adrianto dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang serta rekam jejak yang kuat dalam bidang penegakan hukum, khususnya terkait kejahatan lingkungan.
Lantas berikut profil serta sepak terjang Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo:
Diketahui pria kelahiran Januari 1969 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992.
Brigjen Pol Jossy sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau.
Kini jabatan yang ia tinggalkan tersebut diisi oleh Brigjen Pol Hengki Haryadi.
Ia dikenal dengan rekam jejak panjangnya di bidang reserse dan penanggulangan terorisme.
Sejak lama, Jossy berkiprah di satuan elite Densus 88 Antiteror Polri.
Ia pernah menjadi Kasatgaswil X Papua dan Papua Barat pada 2018, serta Kaden 88 Polda Sulawesi Tengah sejak 2005.
Baca juga: Profil Brigjen TNI Dwi Sasongko, Jabat Kasdam Iskandar Muda, Alumni Akmil 1998, Peraih Adhi Makayasa
Meski banyak berkarier di bidang reserse dan Densus 88 AT Polri, sosok Brigjen Jossy dikenal sangat humanis.
Pada tahun 2012, ia dipercaya sebagai Kapolres Banggai di Sulawesi Tengah dan dijuluki sebagai 'Kapolres Merakyat'.
Saat menjabat sebagai Kapolres Banggai, ia berhasil memberantas berbagai praktik ilegal seperti penjualan BBM ilegal, perjudian, dan premanisme dalam kurun waktu tiga bulan.
Riwayat Pendidikan
- Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) atau sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992.
Riwayat Pekerjaan
- Kasatgaswil Papua Densus 88 AT Polri
- Kasatgaswil Sulteng Densus 88 AT Polri
- Dirtindak Densus 88 Antiteror Polri[2] (2023 - 2025)
- Wakapolda Riau (2025 - 2026)
- Wakapolda Kalimantan Timur (2026 - Sekarang)
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Baca tanpa iklan