Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet, Demokrat & PKB Kompak: Hak Prerogatif Presiden

Sejumlah partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo mulai menanggapi kabar mengenai perombakan atau reshuffle kabinet.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet, Demokrat & PKB Kompak: Hak Prerogatif Presiden
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
RESHUFFLE KABINET - Sejumlah partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai menanggapi kabar mengenai perombakan atau reshuffle kabinet yang disebut akan segera dilakukan tidak lama lagi. Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden. 

Jamiluddin menegaskan, reshuffle idealnya dilakukan berdasarkan kinerja, integritas, dan kompetensi, bukan karena faktor kedekatan politik maupun pembagian kekuasaan.

"Presiden Prabowo dalam melakukan reshuffle idealnya mengacu pada kinerja, integritas, dan kompetensi, bukan karena faktor kedekatan atau hanya untuk pembagian kekuasaan," tegasnya.

Menurut dia, jika itu menjadi acuan, Prabowo tidak perlu ragu mengganti menteri yang juga menjabat ketua umum partai, termasuk Bahlil Lahadalia dan Zulkifli Hasan.

"Prabowo tak takut mereshuffle menteri yang juga ketua umum partai, seperti Bahlil dan Zulhas. Prabowo juga harus legowo mereshuffle menteri yang satu partai dengannya, seperti Fadli Zon dan Budiman Sudjatmiko," katanya.

Ia menilai reshuffle yang berbasis evaluasi objektif akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja kabinet.

"Kalau hal itu dilakukan, barulah reshuffle akan dapat meningkatkan kinerja kabinet Prabowo. Tapi bila tidak, reshuffle kabinet hanya tambal sulam yang tidak berdampak pada kinerja kabinet dalam mensejahterakan rakyat," ujarnya.

Karena itu, ia menilai reshuffle kabinet seharusnya menjadi langkah pro-rakyat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Reshuffle kabinet seharusnya sudah menjadi keniscayaan yang pro rakyat. Rakyat menanti reshuffle yang membawa manfaat baginya, bukan manfaat bagi elite," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas