Profil Mustoha Iskandar, Teman Seangkatan Jokowi di UGM Hadir Jadi Saksi Sidang Gugatan Ijazah
Dua teman seangkatan Jokowi di UGM, Saminudin dan Mustoha Iskandar, hadir sebagai saksi di sidang ijazah di PN Kota Solo.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Sidang kasus ijazah Jokowi dengan agenda pemanggilan saksi dari pihak tergugat, berlangsung di PN Surakarta, Selasa (27/1/2026).
- Pihak Jokowi menghadirkan dua alumni Fakultas Kehutanan UGM, Saminudin dan Mustoha Iskandar.
- Mereka adalah teman seangkatan Jokowi saat masuk UGM tahun 1980.
TRIBUNNEWS.com - Pihak Joko Widodo (Jokowi) menghadirkan dua teman satu angkatan saat berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dalam sidang gugatan ijazah yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026).
Sidang hari ini beragendakan pemanggilan saksi dari pihak tergugat.
Dalam perkara bernomor 211/Pdt.G/2025/PN.Skt yang diajukan dual alumni UGM, Top Taufan dan Bangun Sutoto, Jokowi merupakan Tergugat I.
Kemudian, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia sebagai Tergugat II; Wakil Rektor UGM, Prof. Wening sebagai Tergugat III; serta Polri sebagai Tergugat IV.
Pihak Jokowi pun menghadirkan dua saksi yang merupakan alumni UGM, yaitu Saminudin dan Mustoha Iskandar, dilansir Kompas.com.
Saminudin dan Mustoha merupakan teman satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan UGM, di mana mereka sama-sama masuk sebagai mahasiswa baru pada 1980.
Baca juga: Selain Rocky Gerung, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Dua Saksi Ahli Lain di Kasus Ijazah Jokowi
Keduanya bersama rekan seangkatan Fakultas Kehutanan UGM yang lain, pernah ramai-ramai menunjukkan bukti, Jokowi benar-benar merupakan mahasiswa UGM, dilansir ugm.ac.id.
Profil Mustoha Iskandar
Mustoha Iskandar merupakan alumni Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980.
Ia lahir di Cirebon, Jawa Barat, pada 10 Agustus 1960.
Saat menjadi mahasiswa di UGM, Mustoha pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Yogyakarta tahun 1984-1985.
Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Alumni UGM Fakultas Kehutanan (Kagamahut) angkatan 1980.
Namanya tercatat sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero), dikutip dari laman resmi PT Pupuk Indonesia.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Audit.
Dikutip dari laman Perhutani, Mustoha pernah dipercaya menjadi Direktur Utama Perum Perhutani pada Oktober 2014, menggantikan Bambang Sukmananto.
Penunjukan Mustoha saat itu berdasarkan Surat Keputusan Kementerian BUMN Nomor 231/MBU/10/2014 tanggal 17 Oktober 2014.